Reza Artamevia Siap Bebas dan Bersih dari Ketergantungan Sabu

publicanews - berita politik & hukumReza Artamevia (Foto: grid.co.id)
PUBLICANEWS, Jakarta - Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis penyanyi Rexa Artamevia 10 bulan penjara kasus penyalahgunaan narkoba, Kamis (10/6).

Pengacaranya Leiderman Ujiawan mengungkapkan bahwa Reza tidak mengajukan banding maka kemungkinan akan bebas bulan depan sejak ditahan September 2020.

"Sekitar Juli 2021 sudah keluar (bebas). Putusan majelis hakim ini menjalankan hukuman di panti rehabilitasi," kata Leiderman kepada wartawan usai sidang.

Menurutnya, vonis hakim untuk Reza ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yakni 1,5 tahun penjara. Saat ini pelantun Pertama itu masih menjalani rehabilitasi di Panti Rehabilitasi Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Diketahui hakim menyatakan terdakwa Reza Artamevia terbukti telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Reza Artamevia dengan pidana penjara selama sepuluh bulan," kata Ketua Majelis Hakim di PN Jakarta Timur.

Hukuman tersebut dikurangi dengan masa penahanan dan rehabilitasi yang telah dijalani mantan istri Adjie Massaid itu.

Dalam putusannya, majelis hakim memerintahkan Reza menjalani sisa masa pidana dengan menjalani rehabilitasi.

Leiderman mengatakan kabar kliennya itu dalam keadaan baik dan tidak lagi dalam kondisi ketergantungan sabu.

"Ya kondisinya sih sudah sehat, sudah tidak kecanduan, sudah siap terjun ke masyarakat," ia menuturkan.

Kasus ini bermula, saat polisi menangkap Reza di sebuah restoran di daerah Jatinegara, Jakarta Timur pada 4 September 2020 lalu.
Dalam penangkapan itu, polisi menyita 0,78 gram sabu. Hasil tes urinnya Reza terbukti positif menggunakan amphetamine.

Reza pernah tersandung kasus serupa di 2016 bersama Gatot Braja Musti. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top