Kriminalitas Labura

Siang Tukang Jahit, Malam Jual Sabu

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Labuhanbatu - JS (34), ibu rumah tangga sekaligus tukang jahit di wilayah Labuhan Batu Utara (Labura), memiliki bisnis sampingan jual sabu. Ia tertangkap jajarsn Polres Labura di rumahnya di Dusun Kampung Baru Terang Bulan, Aek Natas, Sabtu (5/6).

"Terpantau oleh tim pelaku menjual lewat media sosial. Selama seminggu kita selediki kemudian kita tangkap beserta 2 gram sabu," kata Kasat Resnarkoba AKP Martualesi Sitepu saat dikonfirmasi wartawan, Senin (7/6) malam.

JS mengaku setiap pekan menerima dua paket berisi 2 gram sabu pada malam hari. Harganya Rp 650 ribu hingga Rp 700 ribu.

"Pelaku kemudian menjualnya dengan harga Rp 950 ribu hingga Rp 1 juta. Keuntungannya jadi Rp 350 ribu hingga Rp 400 ribu setiap minggu," ujar Martualesi.

Sudah sebulan ini JS menjalanksn bisnis haramnya. Sistemnya dititipkan dan tidak mengenal pemasoknya.

Suami JS merupakan terpidana kasus serupa yang divonis 9 tahun 3 bulan. Ia harus menghidupi ketiga anaknya dengan jalan pintas.

Polres Labura akan berkoordinasi dengan Pemda setempat untuk memberikan suaka bagi ketiga anaknya. "Apabila dari keluarga tidak berkenan (merawat anak), kami akan carikan pesantren dan kami juga akan berkordinasi," kata Martualesi. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top