Kriminalitas Jakarta

Digagalkan Pengiriman Kokain Berkedok Mainan Anak dari Jerman

publicanews - berita politik & hukumPolres Metro Jakarta Pusat menggelar rilis penangkapan 122 gram kokain. (Foto: FWP)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi menggagalkan pengiriman kokain dari Jerman menggunakan jasa ekspedisi DHL dengan modus mainan anak-anak pada Desember 2020. Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat menangkap JJ (40) saat hendak mengambil paket di halaman Kantor Pos Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan.

"Dia adalah pemain tunggal ya. Pelaku ini pemesan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto kepada wartawan di kantornya, Selasa (5/1).

Polisi menerima informasi adanya paket yang diduga narkoba berasal dari Jerman dengan pengiriman setiap bulan. Paket tersebut rencananya dikirim ke orang tua JJ, dan diambil di kantor pos kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan. "Ada orang yang akan mengambilnya," ujarnya.

Sementara, Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Indrawienny Panjiyoga mengatakan, petugas juga mengamankan MSF di kantor pos untuk mengambil paket berisi mainan, buku anak-anak, timbangan, dan buku tabungan.

"Saat dibongkar, ditemukan paket kardus kuning di dalam buku-bukut tersebut. Kardus berisi kokain seberat 122 gram dan handphone," Indrawienny menjelaskan.

MSF, ia menambahkan, telah delapan kali mengambil paket kokain itu atas perintah JJ. "Nah hasil tes urine pelaku ini negatif. Bisa jadi dia hanya pengedar dan pelaku pengiriman ke negara lain," katanya.

JJ mengaku menjual kokain Rp 5 juta per gram dengan target kalangan menengah atas dan komunitas elit. Menurutnya, kokain tersebut bukan murni berasal dari Jerman melainkan Kolombia.

"Beda dengan sabu dan ganja yang dipakai di mana saja dan oleh siapa saja. Kokain ini hanya bersandar di Jerman," ujarnya.

Polisi menduga masih ada pelaku lain karena JJ belum membuka soal isi hapenya. "Pelaku belum mau terbuka ya, terutama soal isi hapenya. Alasan dia lupa pin dan segala macam," Panjiyoga menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top