Kriminalitas Jakarta

Polisi Musnahkan Ratusan Kilogram Sabu dan Ganja

publicanews - berita politik & hukumPemusnahan narkoba oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana bersama jajaran di kantornya, Kamis (12/11). (Foto: Publicanews/bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polda Metro Jaya memusnahkan berbagai jenis narkoba hasil penangkapan Operasi Nila sepanjang Oktober sampai November 2020. Rinciannya adalah 190 kg sabu, 265 kg ganja, 18,51 gram bubuk ekstasi, dan 8,17 kg tembakau gorila. Selain itu ada obat-obatan psikotropika berupa 9300 butir ekstasi, 572 butir happy five, dan 193 butir obat baya.

"Barang bukti itu kita dapat dari pengungkapan 275 laporan dengan jumlah tersangka 330 orang, terdiri dari delapan orang bandar, 285 orang pengedar, dan 37 orang pengguna," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dalam gelar pemusnahan narkoba di kantornya, Kamis (1/11).

Barang-barang haram itu dihancurkan menggunakan alat insenerator bersuhu sangat tinggi. Nana menegaskan, peredaran narkoba tersebut terbilang masif di kawasan Jakarta. "Kita lakukan (pemusnahan) di samping untuk mencegah penyimpangan barang bukti kami sita," ujarnya.

Operasi Nila menyasar 57 target operasi, terdiri atas 53 target tersangka, dan 4 target operasi lokasi peredaran narkotika. Dari operasi ini, jajaran Polda Metro Jaya menangkap 44 tersangka target operasi.

"Dengan keberhasilan 79 persen. Yang belum terungkap akan menjadi PR kami untuk lakukan pengungkapan," Nana menambahkan.

Di luar target operasi, Polda Metro Jaya mengungkap 275 kasus narkoba dengan 330 tersangka yang terdiri atas 8 bandar, 285 pengedar dan 37 pemakai. Para tersangka ini terindikasi dengan jaringan internasional. Mereka menyelundupkan melalui Aceh dan Riau.

"Untuk jaringan, dari sekian banyak yang kita ungkap itu jaringan Aceh dan Riau. Khususnya sabu ini selundupan luar negeri yang masuk melalui Aceh dan Riau yang akan mereka edarkan ke Jakarta," ia menjelaskan.

Dari jaringan luar negeri ini tidak ditemukan warga negara asing yang terlibat. "Semuanya warga negara Indonesia," ia menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top