DPO Kasus Narkoba Daeng Ero Ditangkap di Balai Rehabilitasi BNN

publicanews - berita politik & hukumDaeng Ero alias Heriyanto mengenakan rompi tahanan Kejaksaan Sulbar, Rabu (7/10). (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Makassar - Daeng Ero alias Heriyanto (49) dan istrinya Rosalinda ditangkap jajaran Kejati Sulawesi Barat setelah buron sejak 2016. Pasutri ini dikenal sebagai pengedar narkoba di kawasan Sulselbar.

Selama buron Rosalinda berganti nama Musdalifa. Kasi Penkum Kejati Sulbar Amiruddin menjelaskan, pasangan ini melarikan diri saat proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Polewali, Sulawesi Barat, pada 2016.

"Menurut penjaga sel bahwa saat itu Rosalinda pura-pura sakit dan muntah-muntah. Diberi izin ke WC dan saat itulah keduanya kabur lalu dinyatakan DPO," kata Amiruddin, Rabu (7/10).

Aparat kejaksaan terus memburu mereka. Setelah empat tahun berlalu, terjadi penangkapan terhadap pengedar 2 gram sabu tersebut. Aparat mengendus bahwa sabu berasal dari salah satu sarang narkoba di Kota Parepare, Sulsel.

Musdalifa (36) diamankan empat hari lalu. Petugas baru tahu bandar narkoba tersebut tak lain adalah buron Rosalinda.

Berdasar pengakuannya, diketahui suaminya Daeng Ero baru ditangkap aparat kepolisian dan tengah menjalani rehabilitasi di Balai BNN Baddoka di Jalan Batara Bira, Makassar, Sulsel.

"DPO Daeng Ero alias Heriyanto ini pun akhirnya dijemput, sore tadi pukul 16.34 Wita. Dipimpin Asintel Kejati Sulbar, Irvan Samosir," kata Amiruddin.

Pasutri itu kemudian dibawa ke Sulawesi Barat untuk menjalani proses sidang kasus pengedaran 3 gram sabu pada 2016 lalu.  (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top