Enam Tersangka Terlibat Pengiriman 38 Kg Sabu ke Medan

publicanews - berita politik & hukumPara tersangka jaringan penyundupan sabu di Aceh, Sabtu (27/6). (Foto: Acehportal.com)
PUBLICANEWS, Medan - Jajaran BNN menyita 38 kg sabu dalam penangkapan enam tersangka yang terlibat jaringan narkoba asal Malaysia di tiga lokasi berbeda, Sabtu (28/6). Ketiga lokasi adalah Aceh, Medan, dan Malaysia.

"Tepatnya, sabu diselundupkan dari Penang, Malaysia, masuk wilayah Bireuen, Aceh, dan dibawa ke Medan, Sumut yang kemudian dijemput enam orang," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari dalam gelar kasus di Kantor BNNP Sumut, Senin (29/6).

Arman menjelaskan BNN menerima laporan pada Kamis (25/6) bahwa akan ada narkoba masuk Indonesia melalui perairan Bireuen yang siap diedarkan di Sumut. Pada hari yang sama BNN bekerja sama dengan Bea Cukai Aceh memantau ada pengiriman narkoba ship to ship (STS) oleh kapal nelayan jenis oskadon di perairan Malaysia.

"Hari Sabtu (27/6) pukul 16.30 WIB tim kami melihat dua tersangka MF dan MR di Jalan Raya Binjai Medan membawa karung berisi 29 bungkus sabu," ujar Arman.

Petugas BNN menyergap kedua tersangka beserta barang bukt yang hendak dikirim kepada BW dan AM di Medan, dan melanjutkan perjalanan ke Surabaya. "BW dan AM kita tangkap di parkiran Carrefour Plaza Medan yang seharusnya mereka mengantar paket ke Surabaya," Arman menambahkan.

Petugas BNN kemudian ke Kuala Bireun untuk menangkap RZ yang menyembunyikan 8 bungkus sabu di dalam gudang milik tersangka MRU di Jeumpa, Bireuen, Aceh. "Kita mendapat informasi pemasoknya tersangka berinisial CDR yang kini berada di Penang, Malaysia. Tim sedang melakukan pengejaran," ujar Arman.

Para tersangka terancam Pasal 114 ayat 2 atau Pasal 112 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika. (Imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top