Bisnis Narkoba Meningkat di Tengah Wabah Covid-19

publicanews - berita politik & hukumDeputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari memusnahkan barang bukti narkoba di kantornya, Selasa (31/3). (Foto: BNN)
PUBLICANEWS, Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebut wabah Covid-19 tidak menyurutkan perdagangan narkoba. Justru dimanfaatkan sindikat.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari mengatakan, pelaku tidak mengenal situasi apapun dan menilai pengawasan lengah sehingga penyelundupan meningkat.

"Di Aceh dan di Sumatera Utara bahkan tadi saya dapat informasi kalau ada penangkapan, di beberapa daerah, di Surabaya dan di Riau," kata Arman dalam pemusnahan narkoba di Gedung BNN, Jakarta Timur, Selasa (31/3).

Sindikat menyelundupkan barang haram ketika di wilayah tertentu telah diberlakukan karantina. Dalam hal ini, pelaku mengira minimnya penjagaan.

"Pelaku sengaja memanfaatkan kelengahan petugas BNN. Mereka mengetahui informasi wilayah yang diisolasi," ujarnya.

Meski begitu, Arman memastikan jajarannya tetap mengoptimalkan penjagaan di beberapa jalur yang kerap dilalui sindikat.

"Walaupun dalam situasi cukup sulit seperti sekarang, kita tetap mengawasi dan mengontrol jaringan yang beroperasi ke Indonesia," Arman menjelaskan.

Hari ini BNN memusnahkan barang bukti 1,3 ton ganja, 86 kg sabu, 35 ribu butir pil ekstasi, dan 60 gram heroin dari penangkapan 12 kasus narkoba.

"Jumlah tersangkanya 37 orang. barang bukti dari 12 kasus," Arman menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top