Polisi Bekuk Bandar dan Kurir Sabu di Perairan Riau

publicanews - berita politik & hukumKapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menggelar kasus penangkapan bandar dan kurir sabu di Mapolda, Jumat (27/3). (Foto: Humas PMJ)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi menangkap tiga kurir JU alias S (52), MZ (22), dan LOS (48) beserta 27 kg sabu di Pulau Sumpat, Kepulauan Riau, pada Sabtu (21/3).

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, mereka dibekuk menyusul tertangkapnya bandar EM beserta 10 kg sabu pada 10 Juli 2019.

"Keterangan dari tersangka EM, sabu datang dari Malaysia yang dibeli JU dengan modus pembelian mesin speedboat di PT Rofiko Batam, 2 Maret," kata Nana dalam videoconference di kantornya, Jumat (27/3).

Sehari setelahnya, JU dan LOS membeli kapal pancing kecil di wilayah Tanjung Berakit Bintan. Selanjutnya kedua target memindahkan kapal ke Tanjung Pinang.

"Kapal tersebut akan digunakan untuk transaksi narkoba di laut," ujarnya.

Tim dari Ditresnarkoba PMJ kemudian berangkat menggunakan speedboat dari Malaysia-Bintan-Tanjung Pinang-Belitung-Jakarta. PMJ kemudian berkoordinasi dengan Bea Cukai Pusat untuk mengejar tiga tersangka.

"Pada Sabtu (21/3), tim PMJ bersama tim Bea Cukai menangkap tersangka JU, MZ, dan LOS di Pulau Sumpat, Kepulauan Riau," Nana menjelaskan.

Petugas menemukan dua galon air berisi 26 bungkus atau 27 kg sabu yang akan dibawa ke Jakarta bersama tersangka MZ dan LOS dengan menggunakan kapal pancing hijau. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top