BNN Gagalkan Penyelundupan 20 Kg Sabu

publicanews - berita politik & hukum12 kg sabu yang ditanam di perkarangan belakang rumah di Ulee Rubek Barat, Seunudon, Aceh Utara, Selasa (24/3). (Foto: BNN)
PUBLICANEWS, Jakarta - Jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap tiga penyelundup 20 kg sabu pada Senin (23/3) kemarin. Ketiganya, yakni Samsul, Asan, dan Yani, diringkus di Jalan Lintas Sumatera, Tanah Datar, Asahan, Sumatera Utara.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari mengatakan, komplotan ini menyelundupkan narkoba dari Tanjung Balai ke Medan.

"Tersangka Samsul melintas mengendarai mobil. Tim mencoba mencegat dan menggeledah. Terdapat 20 bungkus sabu," kata Arman dalam keterangan pers yang dikirim ke Publicanews, Selasa (24/3).

Samsul mengaku akan mengantarkan barang haram itu kepada dua pemesannya, yakni Asan dan Yani, yang menunggu di Medan. Saat itu juga petugas BNN mendatangi keduanya dan langsung menangkap mereka.

Petugas BNN, Arman menambahkan, kembali melakukan pengembangan sindikat Aceh itu. Tim bergerak ke Ulee Rubek Barat, Seunudon, Aceh Utara, Selasa (24/3), untuk memburu Mahyudi dan Syahril. Petugas menemukan barang bukti 12 kg sabu.

Arman menjelaskan, kedua tersangka berusaha mengelabui aparat dengan menanam barang bukti di perkarangan belakang rumah.

"Setelah dilakukan penggalian ditemukan drum minyak berwarna biru yang berisi 12 bungkus narkoba," ujarnya.

Para pelaku mengaku seluruh narkoba berasal dari Malaysia, yang diserahterimakan di tengah laut. Kapal kemudian masuk Pulau Sumatera melalui pelabuhan-pelabuhan tikus di pantai timur.

"Rencananya narkoba tersebut akan diedarkan ke wilayah Aceh, Sumut dan Jakarta. Tapi masih kami lakukan pengembangan," Arman menambahkan.

Saat ini kelima tersangka beserta barang bukti dan dibawa ke kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, untuk pengembangan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top