Kriminalitas Semarang

Napi Kedungpane Selundupkan Panci Berisi Sabu dari Malaysia

publicanews - berita politik & hukumPolda Jateng dan Bea Cukai menggelar kasus penyelundupan panci berisi panci di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Senin (23/3). (Foto: semarangpedia.com)
PUBLICANEWS, Semarang - Polisi membongkar penyelundupan 1,35 kg sabu asal Malaysia yang diterima tersangka Tantri Kusmahendra (35) di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jumat (20/3). Sabu tersebut dimasukkan ke dalam panci merah.

"Petugas curiga dengan adanya panci merah yang gagal melewati mesin X-Ray. "Kita periksa dan dibongkar ada plastik berisi paketan sabu," kata Direktur Resnarkoba Polda Jateng Kombes Ignatius Agung Prasetyo kepada wartawan di kantornya, Senin (23/3).

Tersangka Tantri mengaku suruhan seorang napi di Lapas Kedungpane, Semarang, berinisial S.

"Jadi barang itu nanti diedarkan ke sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Tersangka mendapat imbalan Rp 2 juta bila bisa mengedarkan ke konsumen," ujar Agung.

Napi S meminta Tantri menunggu perintah selanjutnya setelah menerima paket sabu dari negeri jiran itu. Namun sebelum mendapat perintah baru, jajaran Polda Jateng berhasil menangkap lebih dulu.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan kardus berisi satu set panci, 1,35 kg sabu, satu kartu ATM BNI, dan dua unit ponsel untuk berkomunikasi dengan napi S.

Penangkapan tersebut merupakan yang keempat dengan modus serupa yang ditindak Polda Jateng. "Pelaku yang kami tangkap sedang mengambil barang di loket jasa ekspedisi," ia menambahkan.

Polda Jateng bekerja sama dengan Bareskrim Polri dan Bea Cukai menelusuri jaringan Tantri. Menurutnya, tak menutup kemungkinan masih ada tersangka lain.

"Kami menduga ia akan menjualnya lagi lewat paket-paket lebih kecil bersama tersangka lainnya," kata Agung. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top