Kriminalitas Banjarmasin

Polisi Sisir Jaringan Sabu Lapas Teluk Dalam

publicanews - berita politik & hukumBarang bukti narkoba jaringan Malaysia berupa 22,7 kg sabu dan 13 butir ekstasi ke Kalimantan Selatan, Jumat (6/3). (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Banjar - Polisi meringkus tiga pengedar sabu jaringan Malaysia yang membawa 22,7 kg dan 13 butir ekstasi ke Kalimantan Selatan, Jumat (6/3). Ketiganya adalah A alias Aman (23), P alias Yudi (26), dan SS alias Subur (25)

"Mereka ditangkap di sebuah rumah, yang juga menjadi penyimpanan barang bukti di kawasan Jalan Mahligai Komplek Griya Mandiri, Kelurahan Kertak Hanyar II, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan Kombes Mochamad Rifai kepada wartawan, Rabu (11/6).

Penangkapan ini merupakan pengembangan kasus dari operasi Antik Intan 2020 jaringan Lapas Teluk Dalam, Banjarmasin.

Tersangka Aman menyelundupkan seluruh sabu dari Kalimantan Utara, sedangkan dua tersangka lainnya esrangkat dari Jawa Timur.

"Beruntung berhasil kita amankan lebih dulu sebelum diperjualbelikan," ujar Rifai.

Jaringan sabu tersebut dikendalikan seorang napi di Lapas Teluk Dalam. Oleh karena itu, polisi masih menyisir komplotan yang masih berkaitan dengan si pengendali.

"Rantai (jaringan) ini belum putus. Masih kita lakukan penelusuran," Rifai menegaskan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top