Kriminalitas Jakarta

2 Kg Sabu Diamankan dari Jaringan Aceh-Batam-Jakarta

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Jakarta - Kasus peredaran narkotika jaringan Aceh-Batam-Jakarta berhasil diungkap pihak Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Polisi mengamankan barang bukti 2 kg sabu.

"Pelakunya satu, tersangka inisial JS, asal Provinsi Aceh," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat jumpa pers di Mapolres Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (30/11)

Yusri menambahkan, kasus ini terungkap dalam pemeriksaan rutin terhadap penumpang kapal yang tiba di pelabuhan Tanjung Priok.

Polisi terus mendalami jaringan tersebut karena perlintasan laut antarprovinsi rawan penyeludupan narkotika. Menurut tersangka JS barang tersebut berasal dari Malaysia.

"Kita masih terus mendalami serta mencari tahu siapa pemilik narkotika tersebut serta akan diberikan siapa barang haram itu," ujar Yusri.

Jaringan narkotika Aceh-Batam-Jakarta merupakan satu dari 37 kasus tindak pidana narkotika yang diungkap Polres Tanjung Priok selama kurun waktu September hingga November 2019.

Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2, dengan ancaman pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top