Boyamin Saiman

Harun Masiku Tidak Punya Uang Rp 900 Juta Untuk Suap Wahyu Setiawan

publicanews - berita politik & hukum
Oleh: Boyamin Saiman

MAKI hari ini, tanggal 13 Pebruari 2020, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam persidangan praperadilan nomor 8/2020 antara MAKI lawan KPK atas belum ditetapkannya tersangka baru perkara dugaan suap Harun Masiku kepada Wahyu Setiawan.

MAKI dalam persidangan dipimpin Hakim Ratmoho telah menyerahkan bukti print dari poto screenshot komunikasi WA antara Harun Masiku dengan temannya bernama Budi, yang intinya Harun Masiku minta dibelikan tiket pesawat kepada Budi ( poto screenshot ada dibawah release ini ).

Atas bukti tersebut menunjukkan Harun Masiku adalah sosok biasa dari sisi keuangan dikarenakan untuk sekedar kebutuhan tiket pesawat meminta kepada temannya sehingga sangat muskil apabila Harun Masiku mampu menyediakan uang suap Rp. 900 juta kepada Wahyu Setiawan.

Dengan uang suap 900 juta bukan dari Harun Masiku maka uang tersebut diduga berasal dari pihak lain sebaimana pokok permohonan praperadilan dimana ada pihak lain yang membiayai uang suap kepentingan Harun Masiku.

Kami juga telah bertemu dengan orang yang bernama Budi teman Harun Masiku tersebut, dimana menjelaskan sehari hari pekerjaan Harun Masiku adalah lawyer namun jarang bersidang. Terakhir Harun Masiku menangani klien perusahaan milik orang asing namun Harun Masiku tidak bisa membantu kasus hukum perusahaan tersebut sehingga Harun Masiku tidak dibayar oleh perusahaan milik orang asing tersebut.

Atas kondisi tersebut, Harun Masiku tidak berduit selama 6 bulan terakhir sehingga sangat diragukan untuk punya uang dipakai menyuap Wahyu Setiawan.

Untuk itu KPK harus segera menetapkan tersangka baru orang yang diduga membiayai uang suap antara Harun Masiku dan Wahyu Setiawan.

Trim.
Boyamin Saiman.
Koordinator MAKI.

*) Konten di Rubrik Publicana merupakan tulisan dan opini pengirim yang dimuat oleh Redaksi Publicanews.

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top