Pilkada 2020

Kubu Paslon Pilbup Yalimo Bakar Gedung KPU dan Blokir Jalan

publicanews - berita politik & hukumMassa membakar gedung pemerintahan di Yalimo, Papua, buntut dari kecewa dengan putusan MK soal sengketa Pilkada 2020. (Foto: seputarpapua.com)
PUBLICANEWS, Jayapura - Massa menutup akses jalan menuju bandara di Kabupaten Yalimo, Papua, menyusul ketidakpuasan salah satu kubu paslon terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Kasus ini buntut sengketa Pilkada Kabupaten Yalimo 2020.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan petugas masih menenangkan massa agar tidak terjadi bentrok.

"Bandara masih diblokir dan jalan dari Wamena juga diblokir. Kami masih laksanakan komunikasi dengan beberapa pihak," ujar Kamal saat di Jayapura, Rabu (30/6).

Menurutnya, Polres Yalimo masih mengupayakan mediasi antara kedua kubu paslon dan mencari solusinya. Kepolisian pun meminta massa membuka akses jalan. "Kapolres masih lakukan komunikasi dengan pendukung kedua belah pihak agar tidak terjadi bentrok," katanya.

Kamal menjelaskan, massa salah satu kubu juga membakar Gedung KPU dan DPRD Kabupaten Yalimo. Mereka menutupan jalan pada Selasa (29/6) kemarin. "Aksi pembakaran gedung pemerintah dilakukan oleh massa pendukung nomor urut 01," ujarnya.

Paslon 01 dalam Pilkada lalu adalah pasangan Erdi Dabi dan Jhon Wilil. Mereka menyaksikan putusan MK tersebut secara daring. Massa pendukungnya kemudian emosi setelah mendengar putusan MK. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top