Langgar Kode Etik, DKPP Beri Peringatan Keras Anggota KPU Raja Ampat

publicanews - berita politik & hukumTeradu Muslim Saifuddin diperiksa atas aduan pengadu di kantor Bawaslu Raja Ampat pada April lalu. (Foto: bawaslu.go)
PUBLICANEWS, Jakarta - Dewan Kehormatan Penyelenggaraa Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada anggota KPU Raja Ampat Muslim Saifiddin. Sanksi dibacakan dalam sidang pembacaan putusan lima perkara di Ruang Sidang DKPP, Jakarta.

"Menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada teradu Muslim Saifuddin selaku anggota KPU Kabupaten Raja Ampat sejak putusan ini dibacakan," kata Ketua Majelis Alfitra Salamm, Rabu (19/5).

Perkara tersebut diadukan oleh Soleman Jack Dimara melalui kuasa hukumnya Benediktus Jombang.

Dalam sidang tersebut, DKPP membacakan putusan dari lima perkara pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) yang melibatkan 15 teradu. Sanksi berupa teguran lisan hingga peringatan keras.

Selain itu, terdapat sembilan penyelenggara pemilu yang dipulihkan nama baiknya atau rehabiltasi karena tidak terbukti melanggar KEPP.

Para penyelenggara yang mendapat rehabilitasi meliputi ketua dan anggota Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, yakni Ardi Trisandi, Syamsuddin, dan Nurliana. Lalu ketua dan anggota Bawaslu Kabupaten Sukabumi Teguh Hariyanto, Ari Hasniar, Nuryamah, Deden Taufiq, dan Faisal Riva'i, serta Staf Teknis KPU Kabupaten Barru Andi Muhammad Nadhir.

Sementara yang mendapat sanksi peringatan yakni ketua dan anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan yakni Erna Kasypiah, Iwan Setiawan, Aries Mardiono, Azhar Ridhanie, dan Nur Kholis Majid. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top