Pilbup Kota Serang

Ratu Tatu Chasanah Diduga Terlibat Pelanggaran

publicanews - berita politik & hukumCalon petahana Pilkada Kabupaten Serang Ratu Tatu Chasanah (Foto: bantenhits.com)
PUBLICANEWS, Serang - Bawaslu Banten memanggil calon petahana Pilkada Kabupaten Serang Ratu Tatu Chasanah. Pemanggilan ini untuk meminta klarifikasi tiga dugaan pelanggaran pilkada.

Salah satu pelanggaran tersebut adalah dugaan melibatkan aparatur sipil negara (ASN) saat deklarasi dukungan yang digelar oleh DPD Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Provinsi Banten.

"Jadi terlapor yang disangkakan itu telah hadir di deklarasi. Di situ, di kegiatan ada kehadiran paslon, Ketua DPRD dan ASN-nya," kata Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Banten Nuryati Solapari kepada wartawan, Senin (12/10).

Ia menjelaskan ada tiga dugaan pelanggaran pemilu dikakukan adik eks Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu.Pertama, kampanye di luar jadwal pasangan Tatu-Pandji. Kedua, dugaan pelanggaran Ketua DPRD dalam deklarasi dukungan. Ketiga, keterlibatan ASN dalam deklarasi.

Nuryati mengaku sudah menghadirkan pelapor, saksi pelapor, Sekretaris DPRD, dan Ketua DPRD Kabupaten Serang pada Sabtu (10/10). Seharusnya, Ratu Tatu diperiksa Bawaslu Serang pada Minggu (11/10), namun ia tidak hadir.

"Pemanggilan kembali dilakukan terhadap Tatu Chasanah hari ini," ujarnya.

Nuryati mengatakan lokasi pelanggaran terjadi di wilayah Kota Serang sehingga jajarannya menangani langsung. Sementara deklarasi oleh Bapera yang dihadiri Tatu Chasanah, Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, dan dua ASN di lingkungan sekretaris dewan.

"Karena bu Tatu itu paslon di Kabupaten Serang, sedangkan lokusnya di Kota Serang, maka berdasarkan peraturan, perkara ini dibawa ke Bawaslu Banten," ia menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top