Bawaslu Minta Tertibkan Alat Peraga Kampanye di Daerah

publicanews - berita politik & hukumPetugas Satpol PP mencopot APK di Palangkaraya, Kalteng. (Foto: mediacenter.palangkaraya.go.id)
PUBLICANEWS, Jakarta - Anggota Bawaslu Rahmat Bagja meminta Bawaslu di daerah untuk menertibkan alat peraga kampanye (APK) yang menyalahi aturan.

"Setiap penertiban kami selalu berkoordinasi dengan Bawaslu Provinsi dan melibatkan pihak lain seperti Kepolisian, Dinas Perijinan dan KPU," kata Bagja saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (7/10).

Ia menegaskan sebelumnya Bawaslu sudah menyurati seluruh pasangan calon untuk mematuhi aturan perihal penggunaan APK yang dipasang. Namun pada kenyataannya masih banyak di beberapa daerah tidak sesuai dengan ketentuan.

"Kategori penempatan misalnya yang tidak tepat, kemudian tidak sesuai ukuran," ujarnya.

Dalam hal ini, Bawaslu pusat telah menemukan pelanggaran pemasangan APK di tiga lokasi di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah yakni kawasan Bundaran Besar, Bundaran Burung dan Bundaran Kecil.

Terpisah, Ketua Bawaslu Kalteng Satriadi menjelaskan bahwa penyesuaian terhadap aturan baku APK sudah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

"Pemasangan alat peraga sudah ada zonasinya dan ditentukan oleh KPU, sehingga tidak boleh ada pemasangan baliho terkait pasangan calon yang mengikuti Pilkada Kalteng tahun 2020," Satriadi menambahkan.

Tindak lanjutnya, Bawaslu Kalteng akan memberi sanksi kepada pasangan calon mengenai aturan zonasi dan desain ukuran.

"Ini merupakan bentuk sanksi administrasi saja dari Bawaslu dan disaksikan oleh KPU Kota dan Provinsi," katanya.

Selain di Palangkaraya, Bawaslu juga mencopot APK yang tidak sesuai aturan di wilayah Badung, Bali, Selasa (6/10). (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top