LHKPN Gratis, KPK Imbau Masyarakat Waspada Penipuan

publicanews - berita politik & hukumGedung KPK ditutupi logo berani jujur hebat. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK mengimbau masyarakat waspada pihak-pihak yang mengaku KPK atau bekerja sama dengan KPK untuk menipu calon kepala daerah pada Pilkada serentak 2020. Modus mereka pura-pura membantu pengisian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Diketahui calon kepala daerah wajib menyerahkan LHKPN sebagai syarat pencalonan. Sesuai Surat Edaran Pimpinan KPK Nomor 07.1 Tahun 2020 tanggal 31 Maret 2020, penyampaian LHKPN wajib dilaksanakan secara online melalui elhkpn.kpk.go.id.

"KPK tidak pernah memungut biaya administrasi untuk layanan publik yang disediakan bagi masyarakat, termasuk dalam pengisian LHKPN," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/9).

Baru-baru ini KPK menerima informasi ada pihak-pihak yang mengaku pegawai atau mitra KPK di Banten dan Jawa Barat. Mereka menawarkan bantuan untuk mengisi e-LHKPN ataupun mengaku dapat membantu menghindari proses pemeriksaan LHKPN.

"Dengan peristiwa ini, KPK meminta masyarakat berhati-hati," kata Ali.

Ali mengimbau masyarakat melapor ke kepolisian terdekat atau menghubungi Call Center KPK di nomor telepon 198. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top