Pilwakot Solo 2020

Dipasangkan dengan Siapapun, Gibran Tetap Kandidat Terkuat AD 1

publicanews - berita politik & hukumGibran membagi-bagi bantuan di tengah pandemi Covid-19. (Foto: Instagram/@gibran_rakabuming)
PUBLICANEWS, Solo - Gibran Rakabuming Raka kian berkibar sebagai kandidat terkuat calon Walikota Solo dari PDIP. Hasil survei Solo Raya Polling menempatkan anak sulung Presiden Joko Widodo itu unggul sekalipun dipasangkan dengan siapapun calon wakil walikota.

Dukungun tertinggi responden diberikan jika Gibran berpasangan dengan Wakil Walikota Achmad Purnomo. Duet Gibran-Purnomo mengantongi suara 91 persen.

"Pasangan Gibran-Purnomo dipilih 91 persen responden," kata Direktur Solo Raya Polling Suwardi dalam keterangannya, Kamis (25/6).

Saat Gibran dipasangkan dengan Sekretaris DPC PDIP Solo Teguh Prakosa dan Ketua DPRD Solo Budi Prasetyo, dukungan suara tetap tinggi. Jika berpasangan dengan Teguh, Gibran memperoleh suara 77 persen. Sedangkan duet Gibran-Budi mendapat 74 persen.

Suwardi menjelaskan, responden yang tidak menjawab meningkat saat Gibran dipasangkan dengan Teguh, yaitu 7 persen. Terhadap pasangan Gibran-Budi, responden tak menjawab melonjak 23 persen

Saat simulasi memasangkan tiga kandidat partai banteng, yaitu pasangan Gibran-Budi melawan Purnomo-Teguh dan Bagyo-Supardjo, Gibran-Budi tetap diunggulkan dengan perolehan suara 53 persen.

Saingan kuat Gibran, Purnomo-Teguh di posisi kedua dengan perolehan suara 40 persen. Calon independen Bagyo-Supardjo meraih 1 persen suara. Sisa suara 6 persen belum menentukan pilihan

Namun, survei ini tidak menempatkan posisi Gibran sebagai calon wakil walikota. Suwardi beralasan berdasar analisis dan asumsi yang berkembang Gibran diyakini mengincar posisi AD 1. AD merupakan kode nomor polidi kendaraan untuk Kota Solo.

Suwardi menambahkan, dalam survei ini elektabilitas Gibran mencapai 55 persen. Angka itu meningkat sekitar 14,6 persen dibandingkan survei Januari 2020 yang sebesar 40,4 persen.

Pandemi Covid-19 menjadi salah satu faktor utama yang mendorong elektabilitas pengusaha martabak Markobar ini melejit.

Survei digelar pada 14-20 Juni 2020 melibatkan 1.008 responden dari 128 lokasi survei. Responden dipilih secara acak dari Daftar Pemilih Tetap (DPT). Survei tersebut memiliki margin of error 3,5 persen dengan tingkat signifikansi 95 persen. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top