Empat Syarat Utama Pelaksanaan Pilkada 2020

publicanews - berita politik & hukumKetua Bawaslu Abhan (kanan) didampingi komisioner Fritz Edward Siregar melakukan video conference dengan jajaran Bawaslu Provinsi seluruh Indonesia. (Foto: Bawaslu.go.id)
PUBLICANEWS, Jakarta - Bawaslu menilai pelaksanaan Pilkada 2020 pada Desember nanti bukan hal yang mudah. Ada empat syarat yang harus diperhatikan lantaran masih di tengah pandemi.

Ketua Bawaslu Abhan meminta memperhatikan Perppu Nomor 2 Tahun 2020, PKPU Nomor 5 Tahun 2020 tentang tahapan, jadwal, program, dan surat edaran penyelenggara sudah resmi disahkan.

"Ini artinya hukum sudah kuat dan bisa jadi legitimasi bagi pelaksanaan lanjutan Pilkada 2020," kata Abhan di kantornya, Selasa (23/6).

Persiapan teknis, menurutnya, menjadi syarat kedua bagi KPU maupun Bawaslu sampai di tingkat terbawah. Bawaslu daerah harus siap mengawasi verifikasi faktual dukungan calon perseorangan yang dimulai pada Rabu (24/6) besok.

"Pengawasan ini penting untuk memastikan bakal calon ini memenuhi syarat atau tidak karena ini bisa menjadi keputusan KPU sehingga kita mempunyai peran besar," ujarnya.

Syarat ketiga soal anggaran yang menjadi krusial karena jika sulit dicairkan pemerintah pusat maupun daerah maka tahapan juga bisa terhambat, terutama untuk pembelian alat pelindung diri (APD).

Terakhir, Abhan mengingatkan baik penyelenggara maupun peserta pemilihan untuk sadar menerapkan protokol kesehatan. Pilkada 2020 menjadi pertama kali menerapkan physical distancing.

"Syarat ini sangat penting karena menjadi komitmen bersama, patuh dengan protokol kesehatan agar tidak lagi memunculkan kasus baru penularan dan pillkada berjalan sukses," ia menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top