KPU Resmi Tunda Pilkada 2020

publicanews - berita politik & hukumKetua KPU Arief Budiman (kanan) dam komisoner KPU. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPU resmi menunda tahapan Pilkada 2020 melalui surat bernomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/111/2020 yang diteken Ketua KPU Arief Budiman, Sabtu (21/3). Langkah ini diambil menyusul perkembangan penyebaran virus Corona yang oleh pemerintah telah ditetapkan sebagai bencana nasional.

"Memutuskan, menetapkan penundaan tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau wali kota dan wakil wali kota tahun 2020," begitu bunyi surat keputusan KPU yang diterima media pada Minggu (22/3).

Saat Publicanews mengkonfirmasi, Arief membenarkan surat tersebut resmi dari KPU untuk menunda empat tahapan Pilkada.

"Ya benar, sementara sampai Mei di semua wilayah di Indonesia," kata Arief lewat pesan singkat, siang ini.

Berikut rincian empat tahapan Pilkada yang ditunda pelaksanaannya:

Pertama, pelantikan PPS 22 Maret 2020 dan masa kerja Panitia Pemungutan Suara 23 Maret hingga 23 November 2020 yang dalam pelaksanaannya harus berkordinasi dengan pemda dan kepolisian.

Kedua, verifikasi syarat dukungan calon perseorangan, yang terdiri dari penyampaian dukungan bakal paslon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati/Wali Kota dan Wakil Wali Kota dari KPU Kabupaten/Kota kepada PPS: 26 Maret 2020 hingga 2 April 2020.

Verifikasi faktual, rekapitulasi dukungan (di tingkat kecamatan, kabupaten, dan provinsi), pemberitahuan hasil rekapitulasi dukungan bakal paslon, pengecekan jumlah dukungan dan sebaran hasil perbaikan, verifikasi administrasi dan kegandaaan dokumen dukungan perbaikan.

Selain itu penyampaian syarat dukungan hasil perbaikan dari KPU provinsi ke KPU kabupaten, penyampaian syarat dukungan hasil perbaikan paslon, verifikasi faktual perbaikan di tingkat desa/kelurahan, serta rekapitulasi dukungan hasil perbaikan (di tingkat kecamatan, kabupaten, dan provinsi).

Ketiga, pembentukan PPDP: 26 Maret 2020 hingga 15 April 2020, dengan masa kerja PPDP: 16 April 2020 hingga 17 Mei 2020.

Keempat, pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih yang terdiri dari penyusunan daftar pemilih oleh KPU Kabupaten/Kota dan penyampaian kepada PPS pada 23 Maret 2020 hingga 17 April 2020. Terakhir pencocokan dan penelitian tanggal 18 April 2020 hingga 17 Mei 2020. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top