Pilkada Tangsel 2020

Kurang 20 Ribu KTP, Suhendar Pindah Jalur Parpol

publicanews - berita politik & hukumBakal calon Walikota Tangerang Selatan Suhendar memutuskan mundur dari jalur independen. (Foto: detakbanten.com)
PUBLICANEWS, Tangsel - Bakal calon Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Suhendar memutuskan mundur dari bursa Pilkada 2020. Ia semula berniat maju melalui jalur independen.

"KTP dan tanda tangan dukungan yang sudah kita dapat mencapai 54.456 KTP, artinya tidak mencukupi persyaratan," kata Suhendar kepada wartawan di kawasan BSD, Tangsel, Rabu (12/2).

Ia menyebut alasannya karena timnya masih memerlukan 20 ribu KTP dan tanda tangan dukungan. Sementara tenggat sampai dengan 20 Februari 2020.

Kondisi tersebut mengharuskan ia mempertimbangkan peraturan dari KPU bahwa kandidat yang tidak lolos lewat jalur independen tidak bisa lagi diusung oleh partai politik.

"Memang berat untuk diputus yaitu untuk tidak maju melalui jalur perseorangan atau independen," ujarnya.

Dengan waktu tersisa beberapa hari lagi ia merasa tidak mungkin bisa mengumpulan 20 ribu lebih KTP.

SIstem pencalonan (Silon) mewajibkan seluruh calon independen meng-upload KTP dan tanda tangan pendukung sebanyak 71.143.

"Kalau dihitung untuk menginput data itu membutuhkan waktu lama, sementara waktu kami hanya tinggal 8 hari lagi. Inilah yang membuat kami memutuskan untuk tidak melanjutkan pengumpulan KTP untuk melalui jalur idependen," katanya.

Suhendar tetap akan menempuh jalur parpol untuk mewujudkan visi misi Kota Tangsel.

"Kita sudah mendaftar di beberapa parpol dan sedang mengikuti prosesnya. Kita siap dengan segala mekanisme, aturan dan ketentuan parpol," ia menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top