Pilkada 2020

Larangan Petahana Pakai Program Jokowi Belum Diatur

publicanews - berita politik & hukumKomisioner Bawaslu RI Moh Afifuddin. (Foto: twitter/@bawaslu_RI)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisioner Bawaslu Mohammad Afifuddin mengatakan belum ada aturan yang melarang calon kepala daerah melakukan kampanye untuk Pilkada 2020.

"Aturan kampanye yang sekarang kan belum ada, belum diturunkan dari KPU," kata Afifuddin kepada wartawan usai kegiatan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Bawaslu di Jakarta, Kamis (21/11).

Pernyataan Afifuddin itu menanggapi anggota Bawaslu Sulawesi Selatan Asri Yusuf, kemarin, yang mengingatkan petahana untuk tidak menggunakan program pemerintah saat kampanye. Bila melanggar, calon bisa didiskualifikasi.

Afifuddin menegaskan, sejauh ini Bawaslu belum memberikan arahan kepada semua Bawaslu Provinsi soal kebijakan menjelang pilkada tahun depan. "Cuma syarat pencalonan aja yang dibahas (KPU). Belum ada yang baru, memang agak lambat," ujarnya.

Asri menyampaikan larangan Bawaslu Sulsel tersebut sebagai upaya pencegahan terhadap politik uang, pelanggaran penggunaan fasilitas dan jabatan bagi petahana. Larangan termasuk penggunaan program pemerintah, kemudian kegiatan dan pengambilan keputusan, termasuk mutasi segala macamnya.

Selain pembahasan aturan penggunaan program Jokowi dalam kampanye, Afifuddin juga membahas soal calon peserta Pilkada yang memanfaatkan ruang kosong untuk pemasangan baliho sebelum masa kampanye.

"Itu yang akhirnya mengulangi yang terjadi sebelumnya juga. Mereka yang memanfaatkan ruang kosong itu juga belum jadi calon," ia menegaskan.

Ia menyebut persoalan calon peserta Pilkada mençuri start sudah sering terjadi. Namun, Bawaslu tidak bisa ambil tindakan sebelum masuk masa kampanye.

"Banyak juga kasus yang pasang baliho yang tidak jadi calon. Intinya belum diatur. Belum ada kewenangan kita (mengawasi) sebelum masuk kampanye," Afifuddin menambahkan.

Bawaslu kembali meraih anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2019 untuk Kategori Lembaga Negara Nonstruktural Terbaik dengan predikat informatif. Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyerahkan langsung penghargaan kepada Ketua Bawaslu Abhan di Istana Wapres Jakarta, hari ini. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top