Subsidi Upah Rp 1 Juta Bagi Pekerja, Ini Syaratnya

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi pekerja (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pemerintah kembali memberikan subsidi gaji atau upah kepada para pekerja yang terdampak PPKM berbasis mikro di masa pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam keterangan pers, Rabu (21/7).

Menaker mengatakan kebijakan ini diambil sebagai respon atas penurunan aktivitas masyarakat yang berdampak pada daya beli pekerja maupun buruh. Adapun besaran subsidi adalah Rp 500 ribu per bulan yang diterimakan untuk jangka dua bulan.

"Mekanisme penyaluran bantuan subsidi upah di berikan kepada pekerja atau buruh sebesar Rp 500 ribu per bulan, selama 2 bulan yang akan diberikan sekaligus. Artinya 1 kali pencairan dan pekerja akan menerima subsidi Rp 1 juta," ujarnya.

Beberapa syarat bagi pekerja atau buruh yang bisa mendapatkan bantuan ini, antara lain merupakan warga negara Indonesia dan memiliki nomor induk kependudukan. Pekerja atau buruh yang menerima upah dan terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS ketenagakerjaan sampai dengan Juni 2021.

"Data BPJS Ketenagakerjaan ini menjadi sumber karena kami menilai bahwa data ini yang terbaik yang dapat diakses dan dipertanggungjawabkan hingga saat ini," katanya.

Politikus PKB ini menjelaskan, subsidi diperuntukkan bagi pekerja atau peserta BPJS Ketenagakerjaan yang memiliki upah di bawah Rp 3,5 juta. "Dalam hal pekerja bekerja di wilayah PPKM yang UMK-nya di atas Rp 3,5 juta maka menggunakan UMKM sebagai batas kriteria upah," katanya.

Subsidi hanya diberikan kepada pekerja yang berada di wilayah PPKM level 4 sesuai dengan instruksi Mendagri. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top