Jubir Satgas Covid: Tren Sembuh Meningkat, Meninggal Tertinggi

publicanews - berita politik & hukumPasien Covid-19 menunggu pelayanan di sebuah rumah sakit. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan penambahan kasus baru Covid-19 pada Rabu (21/7) ini adalah 33.773 orang. Jumlah ini turun dibanding angka pada Selasa kemarin yang sebanyak 38.325 kasus.

Tambahan kasus baru ini membuat total akumulasi terkonfirmasi positif selama ini tercatat 2.983.831 kasus. Kemudian jumlah kesembuhan mencapai 32.867 pasien. Mengalami kenaikan dibanding Selasa kemarin yang sebanyak 29.791 pasien sembuh. Dengan demikian total pasien sembuh telah mencapai 2.365.533.

“Kasus konfirmasi dan kasus sembuh menunjukkan tren yang baik dalam beberapa hari terakhir ini dan semoga tren ini terus berlanjut seiring diberlakukannya PPKM level 4,” ujar Nadia dalam dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/7).

Namun, di balik kabar baik itu, kasus kematian menunjukkan angka yang masih tinggi. Hari ini, dilaporkan pasien meninggal dunia sebanyak 1.383 orang. Jumlah ini merupakan angka tertinggi setelah rekor terbanyak 1.338 pada awal pekan ini. Total kematian telah mencapai 77.583 jiwa.

Sementara itu, pemerintah memantau 271.662 terduga kasus positif. Kemudian jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 153.330. Jumlah pasien aktif dilaporkan sebanyak 549.694 orang.

Sebaran kasus terbanyak terjadi di Jawa Barat dengan jumlah mencapai 5.950 diikuti DKI Jakarta sebanyak 5.904. Jawa Tengah dan Jawa Timur berurutan dengan 4.253 kasus dan 3.859 kasus baru.

Berikut sebaran 33.772 kasus baru Covid-19 pada Rabu (21/7) di 34 provinsi:

Jawa Barat: 5.950 kasus
DKI Jakarta: 5.904 kasus
Jawa Tengah: 4.253 kasus
Jawa Timur: 3.859 kasus
Banten: 1.903 kasus
DI Yogyakarta: 1.648 kasus
Nusa Tenggara Timur: 1.249 kasus
Bali: 1.111 kasus
Sumatera Utara: 951 kasus
Kalimantan Timur: 900 kasus
Sumatera Barat: 539 kasus
Kepulauan Riau: 520 kasus
Riau: 453 kasus
Sumatera Selatan: 450 kasus
Lampung: 441 kasus
Bangka Belitung: 286 kasus
Sulawesi Tengah: 280 kasus
Sulawesi Utara: 261 kasus
Kalimantan Utara: 258 kasus
Papua: 256 kasus
Kalimantan Tengah: 244 kasus
Papua Barat: 235 kasus
Sulawesi Selatan: 233 kasus
Kalimantan Selatan: 229 kasus
Nusa Tenggara Barat: 208 kasus
Sulawesi Tenggara: 206 kasus
Bengkulu: 197 kasus
Maluku: 195 kasus
Kalimantan Barat: 186 kasus
Maluku Utara: 173 kasus
Sulawesi Barat: 71 kasus
Gorontalo: 58 kasus
Aceh: 51 kasus
Jambi: 14 kasus. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top