Dewas KPK Dalami Bukti Dugaan Pelanggaran Etik Lili Siregar

publicanews - berita politik & hukumWakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. (Foto: youtube KPK)
PUBLICANEWS, Jakarta - Dewan Pengawas (Dewas) mengonfirmasi telah menerima laporan dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Laporan tersebut diadukan penyidil senior KPK Novel Baswedan dan Rizka Anungnata serta mantan Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar Komisi Instansi (PJKAKI) KPK Sujanarko.

"Sudah, sedang diproses administrasinya Proses penanganan pengaduan diatur dalam Perdewas Nomor 02 Tahun 2020," ujar anggota Dewas Albertina saat dikonfirmasi, Kamis (10/6).

Saat ini, Albertina menambahkan, Dewas tengah mengumpulkan bukti-bukti atas laporan ini.

Kemarin, ketiga pegawai yang diberhentikan itu melaporkan Lili Pintauli atas dua dugaan pelanggaran etik. Pertama, Lili menghubungi dan menginformasikan perkembangan penanganan kasus Walikota Tanjungbalai M Syahrial.

Untuk kasus ini Lili diduga melanggar Prinsip Integritas, yaitu Pasal 4 ayat (2) huruf a Peraturan Dewan Pengawas KPK Nomor 2 Tahun 2020 yentang Penegakan Kode Etik, dan Pedoman Perilaku KPK.

Kedua, diduga Lili menggunakan posisinya sebagai pimpinan KPK untuk menekan Walikota Syahrial untuk urusan kepegawaian adik iparnya, Ruri Prihatini Lubis, di Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kualo Tanjungbalai.

Dalam kasus kedua ini, Lili diduga melanggar Pasal 4 ayat (2) huruf b, Peraturan Dewan Pengawas KPK RI Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top