DPR Protes WN Tiongkok Bebas Masuk, Mudik Dilarang

publicanews - berita politik & hukumWarga negara asing (WNA) dengan menggunakan baju hazmat tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 30 Januari 2021. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Masuknya WN Tiongkok (China) ke Indonesia mengundang protes politisi Senayan. Anggota DPR Fraksi PPP Achmad Baidowi dan anggota Komisi IX Fraksi PKS Netty Prasetyani Aher menyampaikan keberatannya.

Awiek, sapaan akrab Achmad Baidowi, menyayangkan masuknya WN China menggunakan pesawat carter karena Indonesia tengah berusaha melawan Covid-19.

"Masuknya WNA China tersebut meskipun dengan dalih proyek strategis dengan dokumen resmi tetap menimbulkan pertanyaan publik," kata Awiek dalam rilis tertulisnya, Sabtu (8/5).

Ia membandingkan dengan kebijakan pemerintah melarang mudik untuk membatasi pergerakan manusia untuk mengendalikan penyebaran virus corona.

"Anehnya justru WNA China yang di negaranya menjadi sumber penyebaran Covid justru boleh datang ke Indonesia," ia menegaskan.

Hal senada disampaikan Netty Prasetyani Aher. Masuknya WN China di tengah larangan masyarakat mudik menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat.

"Jangan sampai publik menilai pemerintah inkonsisten dalam kebijakan pengendalian Covid-19," katanya.

Netty meminta pemerintah memberikan penjelasan agar tidak menjadi bola liar. Pemerintah harus gamblang menjelaskan ke publik alasan dan tujuan WNA itu masuk Indonesia.

"Masyarakat sedang sensitif dan resah karena pelarangan mudik lebaran yang merupakan tradisi tahunan, apalagi tahun sebelumnya juga sudah terjadi pelarangan mudik. Pemerintah seharusnya peka. Masyarakat dilarang mudik, tapi WNA China bisa masuk ke Indonesia. Bagaimana masyarakat bisa menerima fakta ketidakadilan ini," ujarnya.

Menurut Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo, masuknya WN Tiongkok karena kebutuhan di Proyek Strategis Nasional (PSN). Ada 201 PSN yang tercantum dalam Perpres No. 109 Tahun 2020, di antaranya jalan tol, pelabuhan, bandara, hingga kawasan industri.

Hal itu juga disampaikan Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Jhoni Ginting. Ia menjelaskan WNA yang diizinkan masuk tersebut bukan untuk tujuan wisata.

WNA tersebut, ia menambahkan, dibutuhkan untuk tujuan esensial seperti bekerja di PSN dan objek vital, penyatuan keluarga, bantuan medis dan kemanusiaan, serta kru alat angkut.

Sebanyak 85 WN Tiongkok dan 3 WNI tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (4/5) lalu. Mereka mencarter pesawat China Southern Airlines dengan nomor penerbangan CZ8353 dari Shenzhen. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah12 Mei 2021 | 10:48:13

    Itu namanya logika "apple to jambu", simpel tapi gak mutu. 😅🤣😂

Back to Top