Rizieq Syihab Akui Langgar Prokes dalam Hajatan di Patamburan

publicanews - berita politik & hukumPimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab berceramah dalam acara Maulid Nabi di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, 14 November 2020. (Foto: Dokumentasi YouTube Front TV)
PUBLICANEWS, Jakarta - Rizieq Syihab mengakui telah melanggar protokol kesehatan (prokes) dalam acara Maulid Nabi dan hajatan pernikahan anaknya di Petamburan, Jakarta Pusat.

"Kami mengakui ada kerumunan, ada pelanggaran prokes," kata Rizieq dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Senin (3/5).

Namun, Rizieq menambahkan bahwa pelanggaran tersebut terjadi tanpa disengaja. "Saya yakin panitia di luar kesengajaan, tidak punya niat melanggar prokes," ujar Rizieq.

Rizieq menuturkan bahwa kerumunan tidak terkendali seiring terus bertambahnya para jemaah. Ia pun sudah berusaha mengimbau agar jemaah mematuhi prokes.

"Saya tegur panitia, melalui mic supaya jaraknya dikembalikan dan sebagainya. Untuk supaya prokes tidak dilanggar," ia menekankan.

Meski demikian, kerumunan tidak bisa terhindarkan. Ia pun mengaku marah besar. "Saya yang pertama kali marah kepada mereka. Walaupun itu pun saya juga marah, saya marah besar kepada panitia. Kenapa ini terjadi pelanggaran prokes semacam ini," Rizieq menegaskan.

Ia pun menyampaikan mendapat surat dari Pemprov DKI dan dikenai denda Rp 50 juta. "Kami terima denda itu karena kami mengakui, pelanggaran prokes itu memang terjadi. Kami tidak pernah mengingkari," ujarnya.

Dalam sidang tersebut, para terdakwa saling bersaksi atas kerumunan di Patamburan. Selain Rizieq sebagai terdakwa adalah Ahmad Shabri Lubis, Ali Alwi Alatas bin Alwi Alatas, Idrus alias Idrus Al-Habsyi, dan Maman Suryadi.

Haris Ubaidillah selaku Ketua Panitia Maulid mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai obat rindu kepada Rizieq yang lebih dari 3,5 tahun berada di Arab Saudi.

"Tentu ini merupakan satu obat rindu kita, sekaligus kita hormati Nabi kita sekaligus menyambut guru kita," katanya.

Ia menyebutkan acara berlangsung pada Sabtu, 14 November 2020, mulai pukul 21.00 WIB dilanjutkan dengan pernikahan anak keempat Rizieq. Haris mengatakan jemaah datang untuk sekadar melihat Rizieq.

Dalam kesaksiannya, Haris sempat menangis dan meminta maaf sambil mencium tangan Rizieq karena acara tersebut membuatnya duduk sebagai terdakwa. (feh)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top