Sriwijaya Air Jatuh

Hanura Kecam Warganet Kaitkan Musibah Mantan Ketum HMI dan Ahok

publicanews - berita politik & hukumMantan Ketum HMI Mulyadi dan Makrufatul Yeti Srianingsih. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua DPP Partai Hanura I Gede Pasek Suardika mengancam seorang warganet akan berurusan panjang dengan partainya. Hal itu menyusul cuitan wanita pemilik akun Twitter widia_akbarfitriani soal kematian mantan Ketua Umum PB HMI Mulyadi P Tamsir dalam jatuhnya pesawat Sriwijaya Air.

Pasek Suardika mengklaim Mulyadi adalah kader Hanura, jangan dikaitkan kematiannya dengan sikapnya sebagai pembenci Ahok di masa lalu.

"Buat pemilik akun tiktok ini anda sudah keterlaluan dan jahat. Ini kader Hanura kami, dan biar Anda tahu saat itu Hanura mendukung Ahok @basuki_btp . Cara Anda sudah keterlaluan diatas musibah orang lain. Urusannya akan panjang," kata anggota DPD itu lewat akun Twitternya, @G_paseksuardika, Selasa (12/1) malam.

Akun tiktok widia_akbarfitriani mengunggah pernyataan mengenai sosok Mulyadi yang menjadi korban musibah jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182. Wanita tersebut menyebutkan bahwa Mulyadi adalah pembenci eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Gua mau kasih tahu lu kalau salah satu penumpang Sriwijaya Air yang jatuh kemarin adalah salah satu pembenci Ahok. Kamu tahu itu? Ketua Umum PB HMI, pembenci Ahok, musuhnya Ahok, yang kemarin mendemo Ahok, pengen memenggal, menggantung kepala Ahok,” kata wanita itu, seperti diunggah akun Twitter @Rio_Ramabaskara.

“Itu salah satunya. Di sini ada namanya. Kamu belum kenal siapa orangnya? Ini tak kenalin,” ujarnya sambil menunjukkan foto Mulyadi dan manifes Sriwijaya Air SJ 182.

Pesawat eks Ketum PB HMI Jatuh, KHMJ Tuntut Penjelasan Sriwijaya Air!

Wanita itu juga menyebutkan bahwa hakim ketua yang pernah menangani kasus Ahok juga mengalami musibah pesawat jatuh. “Dulu ya, ketua hakimnya juga jatuh bersama Lion Air sampai tenggelam juga,” katanya.

Pemilik akun Rio ikut mengecam ulah wanita tersebut. "Kelakuan tak beradab di tengah duka cita seperti ini, harus diseriusin. Ada yang kenal?" ujanya.

Diketahui Mulyadi dan istrinya yang tengah hamil adalah penumpang Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta. Mereka dalam perjalanan pulang ke rumah orangtuanya di Sintang, Kalimantan Barat.

Soal meninggalnya Mulyadi ini juga disampaikan kelompok yang menamakan diri Kader HMI Menuntut Jawaban (KHMJ). Koordinatornya, Muhammad Mualimin, menuntut penjelasan maskapai soal jatuhnya pesawat tersebut. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top