Rizieq Syihab Tebar Ancaman Penggal Kepala Penista Agama

publicanews - berita politik & hukumCeramah Rizieq Syuhab. (Foto: tangkapan layar Twitter/@JimlyAs)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie meminta dihentikan ceramah Rizieq Syihab yang menebarkan kebencian dan permusuhan. Jika dibiarkan ceramah Imam Besar FPI itu maka akan banyak orang yang terprovokasi.

"Ini contoh ceramah yg brsifat mnantang & berisi penuh kbencian & prmusuhan yg bagi aparat psti hrs ditindak. Jika dibiarkan provokasinya bisa mluas & melebar," ujar Jimly lewat akun Twitternya, @JimlyAs, Rabu (18/11).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu meminta ceramah Rizieq dihentikan apalagi mengatasnamakan dakwah. "Hentikan ceramah seperti ini, apalagi atasnamakan dakwah yg msti dg hikmah & mau'zhoh hasanah," ia menambahkan.

Jimly menyatakan hal itu mengomentari potongan ceramah Rizieq yang berisi, antara lain, menyerukan agar aparat kepolisian bersikap adil.

“Kepada pemerintah, khususnya kepolisian, kita kasih tahu, kalau enggak mau terjadi peristiwa seperti di Prancis, penghina nabi dipenggal, tolong kalau ada laporan (terdahap) penista-penista agama, proses dong,” kata HRS dalam video yang disiarkan Front TV.

Rizieq dalam ceramah di tengah pengikutnya itu mengingatkan aparat, agar tidak menyalahkan umat jika ada kepala ditemukan di jalan.

“Yang menghina nabi, menghina Islam, menghina ulama, proses! Kalau tidak diproses, jangan salahkan umat Islam kalau besok kepalanya ditemukan di jalan,” Rizieq menegaskan.

Belum diketahui kapan ceramah dilakukan. Tetapi melihat masker yang menggantung di dagu, dipastikan setelah kepulangan ke Indonesia. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah18 November 2020 | 09:26:39

    Tambah jadi. Ntar juga tersandung sendiri. Gak ada yg bantuin dia bangun.

Back to Top