Ma'ruf Amin: Vaksin Covid-19 dalam Kondisi Darurat Halal

publicanews - berita politik & hukumWakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto: Satwapres)
PUBLICANEWS, Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan vaksinasi Covid-19 dalam waktu tak berapa lama lagi akan diberikan. Selain vaksin Merah Putih, berbagai vaksin tengah dalam uji klinis babak akhir. Ia juga menyoroti soal faktor halal dalam vaksin guna membuat antibodi terhadap virus Corona tersebut.

Ketua Umum nonaktif Majelis Ulama Indonesia tersebut mengatakan dalam keadaan yang tidak normal, seperti masalah pandemi, menjaga keselamatan jiwa menurut syariat itu nomor satu. "Karena menjaga jiwa tidak ada alternatifnya, tidak bisa digantikan yang lainnya, maka harus diutamakan," ujar Ma'ruf sebagaimana diunggah dalam situs resmi Satgas Covid-19, Sabtu (17/10).

Dalam percakapan bersama Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro tersebut, Ma'ruf juga menyinggung soal vaksin yang didatangkan dari beberapa negara. Ia menegaskan penggunaan vaksin virus corona tetap harus berdasar ketetapan MUI sekalipun dinyatakan tidak halal.

"Maka bisa digunakan walau tidak halal secara darurat, tapi dengan penetapan oleh lembaga bahwa iya, ini boleh digunakan karena keadaannya darurat, tapi harus ada ketetapan yang dikeluarkan oleh MUI," katanya.

Ia menjelaskan kasus serupa juga terjadi pada vaksin untuk meningitis yang belum ditemukan sehingga meskipun tak halal tetap boleh dipakai demi mencegah dampak lain yang lebih berbahaya.

Stempel MUI akan menjadi penting sehingga bisa dipakai dalam keadaan darurat karena vaksin yang benar-benar halal belum ditemukan.

Ma'ruf berharap masyarakat mengikuti informasi-informasi melalui keterangan resmi yang disampaikan pemerintah. Ia mengimbau selalu #IngatPesanIbu seperti halnya yang kampanye Satgas Covid-19, yakni dengan menerapkan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak). (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top