BNPT Juga Dalami Dugaan Penusuk Syekh Ali Jaber Gila

publicanews - berita politik & hukumKepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Anmar. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan Alpin Andria, penusuk Syekh Ali Jaber, pernah menjalani pemeriksaan kejiwaan di RS Jiwa Kemiling di Lampung.

Boy merujuk pada pernyataan orang tua dan warga di lingkungan tempat tingga Alpin. Hal itu disampaikan Boy dalam Rapat Kerja dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (15/9) siang.

"Berdasar beberapa saksi yang telah disampaikan atau berhasil kita himpun memang ada informasi yang menyatakan, terutama dari pihak lingkungan dan keluarga, bahwa yang bersangkutan selama lima tahun terakhir ini telah mengalami semacam gangguan jiwa," kata mantan Kadiv Humas Polri tersebut.

Meski demikian, Boy menegaskan aparat hukum tidak serta merta percaya informasi tersebut. Upaya yang dilakukan yaitu melakukan pemeriksaan psikologi terhadap pelaku.

"Masih terus didalami aparat penegak hukum, yang bersangkutan benar-benar gila atau pura-pura gila. Saat ini masih dijalankan pemeriksaan psikologi dan psikiatri," ujar Boy menambahkan.

Boy menambahkan, BNPT tengah mendalami dugaan Alpin terafiliasi dengan kelompok terorisme tertentu. Salah satu upaya dengan menyelidiki jejak digital pelaku

Keterangan Boy soal dugaan gila tersebu berbeda dengan pernyataan Kabag Humas RSJ Lampung David. Ia mengatakan berdasarkan arsip rekam medis hingga empat tahun terakhir tidak ada nama yang bersangkutan.

David menambahkan, RSJ telah melakukan observasi usai kejadian penusukan, tetapi belum bisa membuat kesimpulan karena tersangka tampak tidak fokus. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top