PKS Minta Jokowi Harus Reshuffle Kabinet Sepekan ke Depan

publicanews - berita politik & hukumPresiden Joko Widodo dalam Rapat Paripurna Menteri Kabinet, Kamis (18/6). (Foto: Instagagram/@jokowi)
PUBLICANEWS, Jakarta - PKS mengapresiasi ketegasan Presiden Joko Widodo yang marah dan mengancam reshuffle menteri yang lamban dalam penanganan Covid-19. Namun Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera meminta Jokowi jangan hanya berhenti pada ancaman, melainkan sampai ke eksekusi.

"Jangan berhenti dalam pernyataan," kata Mardani saat dihubungi wartawan, Senin (29/6).

Anggota DPR itu mendesak agar pergantian menteri bisa dilakukan dalam sepekan ke depan. Bila tidak ada reshuffle justru akan muncul anggapan Jokowi juga tak punya sense of crisis.

"Sepekan paling lambat mesti ada tindak lanjut aksi dan keputusan tegas dan jelas dari pernyataan itu," kata deklarator #2019GantiPresiden itu.

Diketahui dalam rapat paripurna kabinet pada Kamis (18/6), Jokowi menyampaikan rasa kecewanya terhadap para menteri. Jokowi bahkan mengancam reshuffle dan pembubaran lembaga. Video pernyataan Presiden baru dikeluarkan 10 hari kemudian.

Hari ini, Presiden Jokowi dalam rapat terbatas kembali mengingatkan agar para menteri tidak bekerja secara linear atau datar-datar saja.

"Saya minta ada sebuah terobosan yang bisa dilihat oleh masyarakat. Dan itu, terobosan itu, kita harapkan betul-betul berdampak pada percepatan penanganan ini (corona)," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin siang. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah02 Juli 2020 | 05:28:07

    ngejorogkin nih 🤣

Back to Top