Jokowi Jelaskan Arti Lockdown dan Alasan Pilih PSBB

publicanews - berita politik & hukumPresiden Joko Widodo mengunjungi RS Khusus Penanganan Covid-19 di Pulau Galang, Kepulauan Riau, Rabu (1/4). (Foto: Kompastv)
PUBLICANEWS, Galang - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi RS Khusus Penanganan Covid-19 di Pulau Galang, Kepulauan Riau, Rabu (1/4).

Ia menjelaskan alasan pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Penerbitan PP itu didahului dengan penerbitan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19.

Jokowi menegaskan pemerintah bekerja berdasarkan aturan perundang-undangan, yaitu UU Kekarantinaan Kesehatan. Ia mengingatkan pentingnya bekerja berdasar amanat konstitusi.

"Jangan membuat acara sendiri-sendiri sehingga tidak dalam pemerintahan, tidak berada dalam satu garis visi yang sama," ujar Jokowi.

Jokowi menjelaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat hingga pemerintah di level yang paling bawah. Dari Presiden hingga kepala desa.

Ia mencontohkan mengenai satu atau dua orang mudik yang perlu melakukan isolasi mandiri. Jokowi mengatakan di desa mampu menyiapkan jaring pengaman sosial, perlindungan sosial.

"Jadi bekerja dari pucuk paling atas sampai paling bawah. Pegangannya satu UU," ia menjelaskan.

Menurut Jokowi, pembatasan yang dilakukan daerah masih dalam taraf yang wajar karena tidak dalam cakupan lebih luas yaitu karantina wilayah atau yang dipahami sebagai lockdown.

"Lockdown itu apa sih? Lockdown itu orang gak boleh keluar rumah. Transportasi berhenti baik bus, sepeda motor, kendaraan pribadi, pesawat, kereta api, semua berhenti. Kegiatan kantor dihentikan semua," Jokowi menjelaskan.

Jokowi mengatakan tidak memilih opsi tersebut. "Ya, ini kita tidak mengambil jalan yang itu. Kita tetap aktivitas ekonomi ada," katanya.

Ia mengatakan yang utama adalah masyarakat harus menjaga jarak aman yaitu physical distancing dan social distancing.

Kemudian, cuci tangan setiap habis kegiatan, tidak memegang hidung, mulut, atau mata. Dengan demikian penularan bisa dicegah.

Dalam peninjauan itu, Jokowi mengatakan rencananya rumah sakit berlokasi di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Batam, Provinsi Kepulauan Riau akan siap digunakan pada hari Senin (6/4) pekan depan.

RS khusus penanganan pasien covid-19 berdaya tampung 2.600 tempat tidur, 260 bed dan untuk isolasi ada 20 yang ICU dan 30 non ICU.
(feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top