Buruh Siap Turun ke Jalan Jika DPR Masih Bahas Omnibus Law

publicanews - berita politik & hukumKetua DPR Puan Maharani. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengancam akan melakukan demo bila DPR masih membahas RUU Cipta Kerja Omnibus Law.

"Buruh akan turun ke jalan untuk melakukan aksi besar-besaran menolak RUU Cipta Kerja. Kami tak peduli dengan adanya larangan unjuk rasa di tengah pandemi Corona," kata Presiden KSPI Said Iqbal dalam keterangan tertulis, Senin (30/3).

Said mendesak agar RUU Cipta Kerja tersebut didrop dari Prolegnas 2020, dan DPR untuk segera mencari jalan keluar untuk mengatasi wabah virus corona di Indonesia, termasuk memikirkan nasib para buruh yang terancam kena PHK akibat ekonomi yang terus melemah.

"Misalnya dengan membuat kebijakan bahan baku impor dipermudah masuk, menstabilkan nilai tukar rupiah, menurunkan harga BBM dan gas industri di tengah anjloknya harga minyak mentah dunia, dan pemberian insentif bagi industri yang terdampak," katanya.

Diketahui DPR usai masa reses, bahkan Ketua DPR Puan Maharani mengatakan masih memungkinkan melakukan pembahasan Omnibus Law sesuai mekanisme.

Puan mengatakan pembahasan Omnibus Law masih dimungkinkan dengan melihat mekanisme yang ada.

"Namun perlu saya juga sampaikan di sini bahwa DPR sesuai dengan fungsinya akan fokus pada pengawasan legislasi dan anggaran terkait dengan pandemi Covid-19 untuk bisa membantu bersinergi dengan pemerintah," kata Puan di Kompleks Palemen Senayan, Jakarta, Senin siang. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top