Jokowi Minta Para Menteri Tetap di Jakarta, Wapres: Sikap Terpuji

publicanews - berita politik & hukumPresiden Joko Widodo di depan jenazah ibunda Sujiatmi Notomiharjo, di rumah Jalan Pleret Raya 9A, Banyuanyar, Solo, Rabu (25/3). (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran menteri kabinet tetap di Jakarta, tidak perlu ke Solo untuk prosesi pemakaman ibunda Sujiatmi Notomiharjo. Sikap Jokowi ini menuai pujian Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

"Beliau meminta para pembantunya tetap bekerja di Jakarta untuk menghadapi Corona, itu sikap yang luar biasa," ujar Ma'ruf, Rabu (25/3) malam.

Ma'ruf mengatakan apa yang dilakukan Jokowi sangat terpuji, meskipun tengah mendapat kedukaan atas meninggalnya sang ibu, kemarin sore.

Instruksi Jokowi agar para menteri tetap bekerja di Jakarta itu disampaikan Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman. Ia mengutip pernyataan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

"Pak Mensesneg Pratikno mengatakan bahwa agar doa dari kami semua dari Kabinet Indonesia Maju disampaikan saja dari Jakarta," kata Fadjroel, kemarin petang.

Fadjroel menambahkan, para menteri diminta tetap fokus tugas masing-masing, terutama sekarang harus menghadapi masalah Covid-19.

Ibunda Jokowi Sujiatmi tutup usia di RS Slamet Riyadi Solo, Rabu pukul 16.45 WIB. Jokowi mengatakan almarhumah telah empat tahun ini menderita sakit kanker.

Jenazah almarhumah disemayamkan di rumah duka di Jalan Pleret Raya 9A, Banyuanyar, Solo. Pemakaman hari ini, di kawasan Mundu, Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah, pukul 13.00 WIB.

Sujiatmi lahir pada 15 Februari 1943, beliau wafat pada usia 77 tahun. Ia menikah dengan Widjiatno Notomiharjo dan dikarunia empat orang anak. Jokowi adalah anak pertama yang lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 21 Juni 1961. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top