Pilot Lion Air Meninggal Positif Covid-19

publicanews - berita politik & hukumPetugas bersiap sebelum melakukan sterilisasi pesawat Lion Air di Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto membenarkan seorang pilot meninggal karena positif Covid-19 atau virus Corona.

“Benar bahwa ada pilot yang meninggal karena hal tersebut,” ujar Novie kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/3).

Sesuai aturan, kata Novie, awak kabin yang pernah terbang bersama pilot tersebut akan di-tracing, kemudian dikarantina

Ia menambahkan, Kementerian Kesehatan akan melakukan tracing siapa saja yang mempunyai riwayat perjalan dengan pilot tersebut dalam 14 hari ke belakang.

Menurut rilis Kemenhub, pilor tersebut berinisial SP. Ia meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit swasta di Serpong, Tangerang, Banten.

Pilot yang meninggal berdinas di maskapai Lion Air. Keterangan resmi Lion Air hari ini menyebutkan, mereka menerima konfirmasi bahwa Capt. Sutopo Putro dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (22/3) pukul 17.50 WIB.

Jenazah sudah diserahterimakan kepada pihak keluarga dan telah dimakamkan pada hari yang sama.

Mengenai penyebab meninggalnya almarhum, Lion Air mengaku belum mendapat keterangan resmi. "Lion Air belum menerima informasi yang pasti penyebab atas meninggalnya almarhum," begitu bunyi rilis dari Lion Air.

Dalam catatan Lion Air, Capt. Sutopo Putro memiliki perilaku, kesehatan, serta kinerja cukup baik.

Berdasar informasi, almarhum sempat mengeluh sakit di Malaysia. Ia mengalami sakit tenggorokan dan sesak napas. Setelah menjalani pemeriksaan, ia disarankan pulang dan dirawat di Indonesia.

Setibanya di Tanah Air, Sutopo sempat mendatangi RS Eka Hospital dan langsung dilakukan pemeriksaan. Dokter memvonis Sutopo telah tertular virus Corona.

Jenazah Sutopo yang tercatat sebagai warga Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), itu sudah dimakamkan tengah malam kemarin oleh petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel.

Hari ini, Pemerintah mengumumkan penambahan satu orang meninggal dunia menjadi 49 Orang. Sedangkan pasien Covid-19 bertambah 65 kasus sehingga menjadi 579 kasus. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top