Ketua DPR Sebut Jokowi Warning Reshuffle Kabinet

publicanews - berita politik & hukumPresiden Joko Widodo. (Foto: Facebook/@jokowi)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua DPR Puan Maharani mengingatkan para menteri soal kemungkinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle kabinet. Puan mengatakan Jokowi menghendaki pembantunya bekerja cepat.

"Ya, ini warning untuk semuanya, dalam artian, sebagai orang yang telah terpilih, untuk bisa mewakili atau membantu presiden, dalam membangun bangsa dan negara ya harus bisa menunjukkan bahwa waktu 100 hari itu sudah selesai,” kata Puan di gedung parlemen, Senayan, Senin (24/2).

Politikus PDIP itu menambahkan, saat ini para menteri dituntut bekerja bukan poses pengenalan bidang kerjanya. “Belajar itu gak bisa terlalu lama, belajar itu harus cepat, dan kalau yang saya pahami presiden itu mau kerjanya cepat. Jadi mungkin harus lebih ngegas,” ujar mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudyaan (PMK) itu.

Meski demikian, soal pencopotan menteri merupakan hak prerogatif presiden. "Presiden yang memilih tentu saja presiden yang akan menilai, apakah pembantu presiden yang sudah dipilih melaksanakan kinerja sesuai dengan visi dan keinginan presiden atau tidak,” katanya.

Isu kocok ulang menteri terlontar saat pertemuan pegiat media sosial dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/2). Jokowi menekankan mengenai anggota kabinet harus cepat menyesuaikan fungsi kementeriannya dengan misi presiden. "Kalau terus (tidak dapat beradaptasi), pasti saya ganti," kata Jokowi. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah24 Februari 2020 | 19:26:00

    bolehlah yg gak mutu diganti ajah. biar kerjanya pada baik.

Back to Top