Jawaban Asabri Soal Korupsi Rp 10 Triliun

publicanews - berita politik & hukumDirektur Utama Asabri Sonny Widjaja (kanan) melepas rombongan mudik pada Mei 2019. (Foto: Liputan6)
PUBLICANEWS, Jakarta - Direktur Utama Asabri Sonny Widjaja menegaskan kondisi operasional perusahaannya berjalan normal. Pernyataan itu menyusul dugaan Menko Polhukam Mahfud Md telah terjadi korupsi hingga Rp 10 triliun.

Sonny mengatakan Kegiatan operasional Asabri terutama proses penerimaan premi, proses pelayanan, dan proses pembayaran klaim berjalan dengan normal dan baik.

"Asabri dapat memenuhi semua pengajuan klaim tepat pada waktunya," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (13/1).

Di tengah kondisi pasar modal Indonesia terdapat beberapa penurunan nilai investasi Asabri yang sifatnya sementara. Karena itu, manajemen Asabri melakukan mitigasi untuk mengatasi hal tersebut.

Menurut Sonny, Asabri selalu mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan patuh terhadap Peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku dalam menjalankan kegiatan usaha.

Sementara itu, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan pemerintah sudah mengetahui adanya penurunan dari investasi saham di Asabri. Ia mengatakan segera akan merombak direksi perusahaan asuransi pelat merah itu.

Sebelumnya Mahfud MD mengatakan akan mengambil langkah strategis karena Asabri menyangkut hidup orang banyak. Asabri selama ini fokus memberikan perlindungan atau asuransi pada prajurit TNI, Polri dan ASN Kementerian Pertahanan. (feh)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top