Diragukan Kemampuannya, Menteri Nadiem Yakin Melangkah Apapun Risikonya

publicanews - berita politik & hukumMendikbud Nadiem Makarim dalam Peringatan ke-91 Hari Sumpah Pemuda di Kemendikbud, Jakarta, Senin (28/10). (Foto: Dok. Kemendikbud)
PUBLICANEWS, Jakarta - Nadiem Makarim menyadari ada yang meragukan kemampuannya menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Ia menangkap pesimisme sebagian pihak itu dalam pidato Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10).

"Apakah ada yang mempertanyakan kemampuan saya dengan tanggung jawab sebesar ini? Pasti. Apakah saya bisa memenuhi ekspektasi masyarakat yang begitu tinggi kepada saya? Waktulah yang akan menjawab," kata Nadiem dalam saat upacara Hari Sumpah Pemuda di Kemendikbud, Jakarta Pusat.

Nadiem mengakui ia datang dari kalangan pengusaha dan akan tetap melangkah apapun risikonya. "Pada saat saya diberikan kesempatan oleh Pak Presiden untuk membantu generasi berikutnya, saya tidak berpikir dua kali, saya melangkah ke depan, apapun risikonya," ujar Nadiem yang mengenakan blangkon dan beskap wara putih.

Ia meyakini akan membawa hal baru di lingkungan pendidikan nasional. "Kehadiran saya di sini membuka berbagai macam kesempatan untuk generasi berikutnya. Kawan-kawan pemuda, gerbang kita telah terbuka!" Nadiem menegaskan.

Terpilihnya CEO Gojek sebagai Mendikbud mengundang kesangsian juga kecewa banyak kalangan. PP Muhammadiyah, misalnya, kecewa karena Nadiem dinilai bukan kader Muhammdiyah. Selama ini, kursi Kementerian Pendidikan selalu dipercayakan kepada tokoh Muhammdiyah.

Kesangsian juga disampaikan oleh Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia Muhammad Ramli Rahim. Menurutnya, Nadiem tidak cocok untuk memimpin sebuah kementerian yang dipenuhi orang-orang pintar dan berpendidikan tinggi.

"Tahu apa Nadiem soal pendidikan negeri ini?" kata Ramli dalam keterangnnya, usai pelantikan menteri oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (23/10).

Ramli memberi contoh persoalan guru honorer yang gajinya lebih rendah dari driver Gojek yang sbelumnya dikelola Nadiem. Ramli menunggu solusi Nadiem. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top