Predator Seks dan Pelaku Bestialitas Inggris Divonis 18 Tahun

publicanews - berita politik & hukumKyle Stephenson (29), predator seks anak dan bestialitas yang divonis 18 tahun penjara. (Foto: MEN Media)
PUBLICANEWS, Yorkshire - Kyle Stephenson (29) bukan saja seorang predator seks anak, ia juga pantas dijuluki psikopat. Betapa tidak, ia memperkosa bocah laki-laki, lalu memaksa seorang bocah perempuan melakukan hubungan seks dengan (maaf) anjing atau dikenal dengan istilah bestialitas.

Belum cukup, pria tambun itu juga melakukan bestialitas dengan anjingnya sendiri. Semua aksi bejat tersebut ia videokan. Sayangnya, anjing yang menjadi salah satu barang bukti mati akibat tersiksa.

Pengadilan Mahkota Yorshire, Inggris, menjatuhkan hukuman 18 tahun penjara dalam sidang yang berlangsung pada Jumat (16/7). Sebetulnya sidang vonis dijadwalkan pekan depan, namun Stephenson berterus terang mengakui semua tuduhan sehingga vonis bisa segera dijatuhkan.

Sidang vonis kasus-kasus asusila yang 'luar biasa' di Inggris sering dirahasiakan. Pers setempat baru mengetahui vonis sehari sesudahnya.

Detektif Constable Steve Monty dari Departemen Investigasi Kriminal (CID) Scarborough yang memimpin penyelidikan mengatakan bahwa ini merupakan kasus paling mengerikan dan mengganggu pikiran yang pernah ia tangani.

"Hati saya bersama para anak muda saksi korban yang pemberani, yang telah mengalami trauma luar biasa akibat tindakan keji predator ini," katanya, seperti ditulis laman berita Inggris Metro, Sabtu (17/7) petang. Ia juga menyampaikan simpati kepada keluarga kedua korban yang menguatkan anak-anak mereka untuk bersaksi.

Tolak Terapi Predator Seksual, Pembebasan Bersyarat Bill Cosby Ditolak

Stephenson ditangkap pada 31 Januari lalu menyusul pengaduan yang dibuat oleh korban remaja pria. Penjahat kelamin asal Filey, Yorkshire Utara, itu mengakui melakukan aksinya antara Januari 2020 hingga ditangkap pada 31 Januari 2021.

Dalam vonisnya, hakim juga memasukkan Stephenson ke dalam daftar predator seks paling berbahaya. Ia akan diawasi seumur hidup. Putranya juga ditempatkan dalam daftar pelanggar seks selama setahun. Tidak disebutkan apa kesalahan putra Stephenson.

Mengenai sidang vonis yang dipercepat ini, Detektif Monty menegaskan lebih cepat lebih baik. "Stephenson berhak diadili secepatnya dan sekarang ia telah menerima konsekuensi hukum atas tindakan bejat dan menjijikkan ini," ujarnya.

Ia berpesan kepada anak-anak korban pelecehan agar tidak ragu melapor kepada polisi. "Kami mendukung penuh Anda dengan cara yang sangat profesional dan sensitif selama penyelidikan hingga ke pengadilan," katanya.

"Tolong jangan ragu untuk mencari bantuan kami, kami akan memberikan layanan spesial dan melindungi Anda sepenuhnya," ia menandaskan. (ian)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah18 Juli 2021 | 07:01:09

    Aing aing opo aeng aeng kata wong Jowo. Sakit ya? Gila kali ya? Psikopat namanya.

Back to Top