#Myanmar

Perempuan Tionghoa Tertembak Saat Antre Vaksin Covid

publicanews - berita politik & hukumMiliter Myanmar berjaga di Kota Mandalay. (Foto: The Irrawaddy)
PUBLICANEWS, Mandalay - Seorang perempuan etnis Tionghoa, Ni Ni Win alias Ah Wei (33), tertembak militer Myanmar saat antre untuk suntik vaksin Covid-19, Rabu (5/5) sore. Win menunggu giliran di dalam mobilnya di depan RS Pekerja di Aungmyay Tharzan, Mandalay.

Win duduk di kursi belakang mobilnya. Seorang saksi mengatakan empat butir peluru menghantam wajahnya, salah satunya menembus bola mata kiri. Sementara Thein Than Tun (24) yang berada di belakang kemudi terserempet peluru di pipinya.

Surat kabar propaganda militer The Mirror, Kamis (6/5), menggambarkan keduanya 'tidak sengaja' tersambar peluru nyasar tentara. Militer berniat membidik dua pria berboncengan sepeda motor yang diduga melemparkan bom molotov ke pasukan penjaga antrean vaksinasi.

Namun saksi mata menyangkal keterangan militer. "Bukan peledak. Mereka memberi bingkisan kue wafer kepada pengantre yang kepanasan," katanya, seperti ditulis laman independen Myanmar Now, Kamis (6/5) malam.

Win alias Ah Wei merupakan penduduk etnis Tionghoa keempat yang mati ditembak pasukan junta sejak kudeta militer pada 1 Februari 2021. Pada Maret lalu, mahasiswi Kyal Sin alias Deng Jia Xi (19) dibedil di kepala saat memimpin demo rekan-rekannya di Mandalay. Ketika itu rezim mengklaim Kyal Sin ditembak oleh sesama pengunjuk rasa.

Pada bulan yang sama, Khant Nyar Hein alias Lin Yaozong (18) disambar peluru polisi di Yangon. Korban lainnya adalah Kyaw Win Ko alias Tai Tai, pada 14 Maret di North Dagon, Yangon.

Hingga hari ini dilaporkan lebih dari 760 orang telah dibunuh oleh pasukan junta militer. (oca)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top