Amerika Serikat

Twitter Blokir Akun Trump Selamanya

publicanews - berita politik & hukumAkun Twitter Presiden Amerika Serikat Donald Trump diblokir selamanya. (Foto: Twitter/@realDonaldTrump)
PUBLICANEWS, Washington - Dua cuitan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat (8/1) menjadi kicauan terakhir di linimasi Twitter. Trump tidak bisa lagi mengakses Twitter @realDonaldTrump karena diblokir selamanya.

Dua unggahan capres petahana dari Partai Republik dalam Pilpres 2020 itu berisi pujian pada perusuh. Ia menilai massa pendukunganya yang menggeruduk Gedung Capitol di Washington DC sebagai patriot.

"75.000.000 Patriot Amerika yang hebat yang memilih saya, AMERIKA PERTAMA, dan MEMBUAT AMERIKA HEBAT LAGI, akan memiliki SUARA YANG RAKSASA di masa depan. Mereka tidak akan dihina atau diperlakukan tidak adil!!!," Trump mencuit, sebagaimana dikutip dari BBC News, Sabtu (9/1).

Trump juga mencuit mengenai rencana tak hadir dalam pelantikan Presiden terpilih Joe Biden pada 20 Januari mendatang. "Kepada semua yang bertanya, saya tidak akan menghadiri lelantikan pada 20 Januari," ujarnya.

Cuitan Trump ini dinilai sebagai konfirmasi bahwa pemilihan presiden pada awal November 2020 lalu itu tidak sah. Apalagi setelah terjadi serbuan ke gedung kongres yang menewaskan 5 orang pada Kamis lalu.

Atas sanki tersebut, alih-alih melunak, Trump kembali melakukan perlawanan termasuk kepada Twitter. Trump mencuit lewat akun resmi Presiden AS @Potus dengan menyatakan bahwa ia akan 'melihat kemungkinan membangun platform sendiri di masa depan' sambil mengejek Twitter.

Sebelum penutupan secara permanen, publik telah berulang kali menyerukan agar akun Twiter Trump diblokir. Hal itu antara lain disuarakan mantan Ibu Negara Michelle Obama yang menuntut Twitter menghentikan kicauan mengerikan dari seorang presiden.

"Kami telah secara permanen menangguhkan akun tersebut karena risiko hasutan lebih lanjut untuk melakukan kekerasan," kata Twitter dalam pernyataan resmi.

Serbuan massa ke gedung parlemen AS telah memicu seruan agar Trump mengundurkan diri atau dicopot melalui Amandemen ke-25 atau pemakzulan oleh Kongres. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top