Amerika Serikat

Trump Dinominasikan Raih Nobel Perdamaian

publicanews - berita politik & hukumPresiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: New York Post)
PUBLICANEWS, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dinominasikan sebagai penerima hadiah Nobel Perdamaian. Trump dianggap berjasa mewujudkan kesepakatan damai antara Israel dan Uni Emirat Arab.

Usulan itu disuarakan anggota Parlemen Norwegia dan ketua Majelis Parlemen NATO Christian Tybring-Gjedde.

"Saya pikir dia telah melakukan lebih banyak upaya untuk menciptakan perdamaian antar negara daripada kebanyakan nominasi Penghargaan Perdamaian lainnya," kata Tybring-Gjedde, seperti dikutip New York Post, Rabu (9/9).

Tybring-Gjedde kepada Fox News mengatakan ia telah menyurati Komite Nobel, dengan menegaskan bahwa pemerintahan Trump telah memainkan peran kunci dalam pembentukan hubungan antara kedua negara tersebut.

"Seperti yang diharapkan negara-negara Timur Tengah lainnya akan mengikuti jejak UEA, perjanjian ini bisa menjadi pengubah permainan yang akan mengubah Timur Tengah menjadi wilayah kerja sama dan kemakmuran," tulisnya.

Trump juga dinilai campur tangan dalam menyelesaikan sengketa perbatasan Kashmir antara India dan Pakistan, dan konflik antara Korea Utara dan Selatan, serta meredakan ancaman nuklir Korea Utara.

Bulan lalu, Trump mengumumkan perjanjian perdamaian bersejarah yang akan membuka jalan untuk normalisasi penuh hubungan antara Israel dan UEA. Negara kaya di semenanjung Arab itu menjadi negara Arab ketiga, setelah Mesir dan Yordania, yang memiliki hubungan diplomatik penuh dengan negara Yahudi tersebut.

Kesepakatan UEA dan Israel tak terpisahkan dari peran menantu Trump, Jared Kushner, yang juga menjadi penasihat senior Gedung Putih. Suami Ivanka Trump itu mengatakan kedua negara akan menjajaki kerjasama di bidang ruang komersial dan teknologi tinggi.

Menurut situs resmi Nobel, ada 318 calon penerima Nobel Perdamaian 2020. Komite Nobel Norwegia terdiri dari lima anggota yang ditunjuk oleh Storting, Parlemen Norwegia. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top