Edhy Prabowo Bantah Vila yang Disita KPK Miliknya

publicanews - berita politik & hukumKPK menyegel vila mewah di Kampung Sindang Lengo RT 03 RW 02 Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/2l. (Foto: Humas KPK)
PUBLICANEWS, Jakarta - Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo membantah vila mewah yang disita KPK pada Kamis (18/2) pekan lalu miliknya. Vila tersebut berlokasi di Kampung Sindang Lengo RT 03 RW 02 Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, merupakan miliknya.

"Ya silakan ajalah, semua kepemilikan itu kan atas nama siapa dan sebagainya juga enggak tahu," ujar Edhy usai diperiksa KPK, Jakarta, Senin (22/2).

Edhy mengaku memang pernah ditawari untuk membeli vila tersebut, namun urung dilakukan lantaran harganya mahal. "Saya pernah ditawarkan memang untuk itu, tapi kan saya enggak tindaklanjuti, harganya mahal juga," katanya.

KPK Sita Vila Milik Edhy Prabowo di Sukabumi

Berdasarkan informasi yang dihimpun, vila seluas dua hektar tersebut sudah dua kali pindah tangan. Menurut Camat Caringin Anwari, secara resmi dalam Sertifikat Hak Milik (SHM) tertulis nama Sugianto.

"Aset (yang disita) tanah dan bangunan seluas 2 hektar, kepemilikan lahan ini berdasarkan pengakuan para pihak aset ini dimiliki sejak Juli 2020. Yang disegel bangunan dan tanah terdiri dari dua sertifikat, atas nama Sugianto dimana pak Sugianto merupakan pembantu atau supir yang kerja di bapak Edhy Prabowo, pengakuan pak Sugianto begitu," Anwari menjelaskan, Kamis (18/2) pekan lalu.

Sementara itu Plt Jubir KPK Ali Fikri mengatakan vila tersebut disita lantaran diduga terkait dengan kasus suap perizinan ekspor benur yang menjerat Edhy. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top