Dalami Bukti Korupsi Bansos, KPK Geledah Rumah di Bekasi

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi petugas KPK (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK melakukan penggeledahan sebuah rumah di Kota Bekasi, Jawa Barat, hari ini. Penggeledahan masih dalam rangkaian mendalami bukti-bukti kasus dugaan korupsi pengadaan bantuan sosial Covid-19 di Kemensos.

"Hari ini, penyidik kembali melakukan penggeledahan Rumah di
Prima Harapan Regency B4, No. 18, Bekasi Utara, Kota Bekasi," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam rilisnya, Rabu (13/1).

Perkembangan soal penggeledahan ini akan diinformasikan lebih lanjut.

Kemarin, KPK juga menggeledah dua rumah, masing-masing beralamat di Jalan Raya Hankam, Cipayung, Jakarta Timur dan di Perum Rose Garden, Jatikramat, Jati Asih, Bekasi. Penyidik mengamankan alat komunikasi dan juga sejumlah dokumen terkait perkara ini.

"Selanjutnya akan dilakukan analisa dan segera dilakukan penyitaan untuk menjadi barang bukti dalam perkara ini," ujar Ali.

Dalam kasus ini KPK menduga Menteri Sosial (saat itu) Juliari Peter Batubara menerima fee dari rekanan sebesar Rp 10 ribu untuk setiap paket bansos yang bernilai Rp 300 ribu.

Selain politikus PDIP itu, KPK juga menjerat pejabat pembuat komitmen (PPK) Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso, yang juga pemilik PT Rajawali Parama Indonesia.

Sementara tersangka pemberi suap yakni Presiden Direktur PT Tiga Pilar Agro Utama atau PT Tigapilar Agro Utama Ardian Iskandar Maddanatja, Sekretaris Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jakarta Pusat sekaligus advokat (nonaktif) Harry Van Sidabukke. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top