Korupsi Bansos Covid-19

Dirjen Linjamsos Pepen Nazaruddin Kembali Diperiksa KPK

publicanews - berita politik & hukumDirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Pepen Nazaruddin. (Foto: Twitter/@pepennazaruddin)
PUBLICANEWS, Jakarta - Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Kementerian Sosial Pepen Nazaruddin kembali dipanggil KPK. Ia dimintai keterangan sebagai saksi bagi tersangka Presiden Direktur PT Tigapilar Argo Utama Ardian Iskandar Maddanatja, vendor penyedia paket bansos Covid-19.

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka AIM," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui rilisnya, Rabu (14/1).

Pada 21 Desember lalu, Pepen juga dimintai keterangan dalam perkara ini. Saat iti penyidik menggali proses penunjukan langsung para vendor.

Selain Pepen, hari ini KPK juga memanggil Dirut PT Famindo Meta Komunika Ubayt Kurniawan dan wiraswasta Agustri Yogasmara.

Sementara Direktur PT Mandala Hamonangan Sude Rajif Bachtiar Amin dipanggil sebagai saksi untuk tersangka mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara.

KPK terus mendalami proses penunjukkan vendor pengadaan bansos Covid-19 di Kemensos yang berujung rasuah ini. Selain Juliari, KPK juga menjerat pejabat pembuat komitmen (PPK) Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso, yang juga pemilik PT Rajawali Parama Indonesia.

Sementara tersangka pemberi suap yakni Presiden Direktur PT Tiga Pilar Agro Utama atau PT Tigapilar Agro Utama Ardian Iskandar Maddanatja, Sekretaris Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jakarta Pusat sekaligus advokat (nonaktif) Harry Van Sidabukke. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top