Mafia Kasus

Adik Ipar Nurhadi Disebut 'Pengacara Top' Untuk Urus PK

publicanews - berita politik & hukumRahmat Santoso saat menunggu pemeriksaan di lobi Gedung KPK, Jakarta, pada 4 Agustus 2020. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Untuk memenangkan sengketa kontrak sewa depo kontainer dengan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) menyewa pengacara Rahmat Santoso dari Surabaya. Saksi Legal PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Onggang JN menyebut Rahmat sebagai 'pengacara top' yang bisa mengurus Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung (MA).

Rahmat tak lain adalah adik ipar Sekretaris MA Nurhadi Abdurrahman. Dialah yang akhirnya dipilih untuk membantu MIT memenangkan kasus.

"Yang upaya hukum PK ini yang menangani Pak Rahmat Santoso," kata Onggang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (20/11). Ia menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan suap dan gratifikasi dengan terdakwa Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono.

Jaksa kemudian mengkonfirmasi kepada Onggang awal mula bertemu dengan Rahmat.

"Saya itu di kantor MIT, yang jelas itu sebelum diajukan PK dan sebelum gugatan wanprestasi. Saya ketemu pak Rahmat siang hari dengan pak Wisnu. Ini ada pengacara dari Surabaya yang akan tangani PK," ujar Onggang.

"Apa ada penyampaian dari Pak Hiendra yang lebih spesifik, soal pengacara top?" tanya jaksa. Hienda yang dimaksud adalah Direktur MIT Hiendra Soenjoto, tersangka pemberi suap dan gratifikasi pada Nurhadi.

"Ya, jadi Pak Hiendra ini kan dekat dengan saya, beliau ini yang dia sukai yang dibilang profesional atau dianggap punya kualitas sehingga disampaikan top kalau emang dirasa punya kualitas," Onggang menjelaskan.

Nurhadi dan Rezky didakwa menerima suap Rp 45, 7 miliar dari Hiendra melalui Rezky. Uang itu untuk membantu memenangkan sengketa perdata MIT melawan KBN.

Selain itu Nurhadi juga diduga menerima gratifikasi Rp 37,2 miliar lebih dari sejumlah pihak yang berperkara di lingkungan Pengadilan tingkat pertama, banding, kasasi, hingga peninjauan kembali. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top