Suap Proyek SPAM

Staf Keuangan Perusahaan Penyuap Rizal Djalil Diperiksa

publicanews - berita politik & hukumEks anggota BPK Rizal Djalil, tersangka kasus suap proyek SPAM di Kementerian PUPR, di Gedung KPK, Jakarta, 9 Oktober 2019. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Setelah lama vakum, KPK kembali mendalami penyidikan kasus dugaan suap proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kementerian PUPR. Hari ini penyidik memanggil saksi staf Keuangan PT Menara Dutahutama Christin Natalia Zai dan swasta Karnowi.

Penyidik memerlukan keterangan keduanya untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Komisaris PT Minarta Dutahutama (MD) Leonardo Jusminarta Prasetyo (LJP).

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka LJP," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Jumat (20/11).

Leonardo ditetapkan tersangka bersama anggota BPK Rizal Djalil. Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan dari kasus yang berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 2018.

KPK menduga Rizal mengatur agar PT MD mendapatkan proyek SPAM Jaringan Distribusi Utama (JDU) Hongaria dengan pagu anggaran Rp 79,27 miliar. Rizal diduga mendapat suap 100 ribu dolar Singapura.

Rizal Djalil akan Blakblakan Siapa Bermain dalam Proyek SPAM

Rizal disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor.

Sementara Leonardo yang berstatus pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU yang sama juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebelumnya, KPK telah lebih dahulu menjerat delapan orang dalam kasus ini. Mereka adalah Direktur Utama PT Wijaya Kusuma Emindo (ElWKE) Budi Suharto, Direktur WKE Lily Sundarsih Wahyudi, Direktur Utama PT Tashida Sejahtera Perkasa (TSP) Irene Irma, dan Direktur TSP, Yuliana Enganita Dibyo. Keempatnya adalah pihak pemberi suap.

Sedangkan sebagai penerima suap empat pejabat Kementerian PUPR, yakni Kepala Satker SPAM Anggiat Partunggul Nahot Simaremare, PPK SPAM Katulampa Meina Woro Kustinah, Kepala Satker SPAM Darurat Teuku Moch Nazar, serta PPK SPAM Toba 1 Donny Sofyan Arifin. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top