Kadis Ketahanan Pangan Bogor Dipanggil untuk Kasus Rachmat Yasin

publicanews - berita politik & hukumMantan Bupati Bogor Rachmat Yasin. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor Dedi Ade Bachtiar diagendakan untuk diperiksa penyidik KPK. Sedianya Dedi Ade dimintai keterangan dalam kapasitasnya sebagai mantan Kepala DPKBD 2010-2013.

Penyidik bakal menyoal kadus dugaan pemotongan anggaran dan gratifikasi yang menjerat eks Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY).

“Dedi Ade Bachtiar dipanggil sebagai saksi untuk tersangka RY,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Jumat (20/11).

KPK menduga Yasin meminta, menerima, atau memotong uang pembayaran dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebesar Rp 8.93 miliar. Uang tersebut digunakan untuk biaya operasional Bupati dan kebutuhan kampanye Pilkada dan Pemilu Legislatif pada 2013 dan 2014.

Yasin juga diduga menerima gratifikasi berupa tanah 20 hektare di Jonggol, Kabupaten Bogor, dan mobil Toyota Velfire senilai Rp 825 juta. KPK menduga gratifikasi terkait penerbitan izin pesantren di kawasan Jonggol. Sedangkan gratifikasi mobil dari seorang pengusaha.

Atas perbuatannya tersebut, Yasin disangkakan melanggar Pasal 12 huruf f dan Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top